Sebelumnya, Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim juga telah memberikan klarifikasi terkait video yang beredar.
Ia menjelaskan keberadaan 18 personel TNI di lokasi pada Kamis (18/6/2026) merupakan kegiatan kerja bakti membersihkan semak belukar sebagai persiapan pendirian tenda logistik prajurit, bukan untuk melakukan penggusuran lahan warga.
Menurutnya, area yang dibersihkan merupakan lokasi yang telah dinyatakan clear and clean berdasarkan hasil pembahasan GTRA daerah.
Baca Juga:ACC Tingkatkan Literasi Pembiayaan Masyarakat Tasikmalaya, Ajak Hindari Kredit BermasalahHonor Pembina OHAN Kota Tasikmalaya Masih Berproses
Forum Leuwikeris pun mengajak masyarakat untuk menyikapi informasi secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.
Di tengah derasnya arus informasi digital, verifikasi dinilai menjadi langkah penting agar ruang publik tidak dipenuhi persepsi yang melampaui fakta. (rezza rizaldi)
