FKP Dorong Pengusaha Muda Tasikmalaya Naik Kelas Lewat Kolaborasi

FKP Kabupaten Tasikmalaya dorong pengusaha muda
Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Tasikmalaya siap menjadi penggerak ekonomi. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Potensi ekonomi lokal dinilai tak akan berkembang maksimal jika generasi muda hanya menjadi penonton.

Karena itu, Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Tasikmalaya mendorong lahirnya lebih banyak wirausahawan muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Lokal Berdaulat, Nasional Terkoneksi yang digelar di Alhambra Hotel, belum lama ini, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga:Usulan 90 Formasi ASN Kota Tasikmalaya Dibayangi Masalah Anggaran, Nasib PPPK di Tangan Pemerintah PusatTrotoar Ambruk di Pasar Mambo Kota Tasikmalaya Sudah Setahun Dibiarkan Menganga

Forum itu mempertemukan pelaku UMKM, pengusaha muda, akademisi, organisasi kepemudaan, dan unsur pemerintah untuk merumuskan strategi memperkuat daya saing usaha lokal.

Ketua Umum FKP Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Fakhrudin Hidayat mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen pada Triwulan I 2026 menjadi momentum bagi generasi muda untuk berani membangun usaha.

Menurutnya, anak muda sudah saatnya bertransformasi dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan.

“Anak muda harus menjadi bagian dari solusi pembangunan ekonomi. Dengan berwirausaha, mereka tidak hanya membangun kemandirian diri sendiri, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Fakhrudin menilai berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong penguatan UMKM, digitalisasi usaha, peningkatan investasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal.

Ia menjelaskan, tema Lokal Berdaulat, Nasional Terkoneksi mengandung makna agar produk lokal mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri, sekaligus memiliki akses terhadap jaringan bisnis, teknologi, dan pasar nasional.

Menurutnya, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi besar di sektor kuliner, kerajinan, fesyen, ekonomi kreatif hingga bisnis berbasis digital.

Baca Juga:RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Kejar Kompetensi Saat Retribusi Terus TurunForum Leuwikeris Buka Fakta Eks HGU Wiriacakra di Cineam Tasikmalaya, Begini Katanya

“Potensi itu jangan hanya menjadi etalase. Harus diolah menjadi kekuatan ekonomi yang mampu bersaing melalui inovasi dan kolaborasi,” katanya.

Dalam FGD tersebut, narasumber Ajizul Husni Mubarok menekankan pentingnya inovasi, konsistensi, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Menurutnya, banyak produk lokal memiliki kualitas yang baik, namun masih terkendala pemasaran dan pengembangan jejaring usaha.

“Produk lokal harus naik kelas. Kualitas harus terus ditingkatkan, kemasan diperbaiki, dan pemasaran diperluas agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional,” ujarnya.

Ia mendorong pelaku UMKM meningkatkan kemampuan manajemen usaha sekaligus memanfaatkan platform digital agar jangkauan pasar semakin luas.

0 Komentar