RADARTASIK.ID – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan bahwa dirinya masih belum habis usai mencetak dua gol saat membawa Portugal menghancurkan Uzbekistan dengan skor 5-0.
Di tengah berbagai kritik yang menghujaninya dalam beberapa hari terakhir, megabintang itu menjawab semuanya dengan cara terbaik: tampil gemilang di lapangan dan membawa timnya meraih kemenangan telak.
Kemenangan besar tersebut sekaligus menjadi respons sempurna setelah hasil imbang yang sebelumnya diraih saat menghadapi Republik Demokratik Kongo.
Baca Juga:Chelsea Comot Marco Palestra dari Genggaman Inter Milan: Nerazzurri Tak Sanggup Ladeni Tawaran Gaji The Blues Inter Siap Korbankan Bastoni dan Thuram demi Nico Paz
Usai pertandingan yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, Ronaldo menghadiri sesi wawancara dan menjawab hampir semua pertanyaan yang diajukan para jurnalis.
Namun ada satu topik yang sengaja ia hindari, yakni soal Lionel Messi.
Sebelum membahas momen tersebut, Ronaldo terlebih dahulu menyoroti berbagai kritik yang diterimanya dalam beberapa hari terakhir.
Pemain berusia 41 tahun itu mengaku sempat merasa banyak pihak sudah menganggap kariernya selesai.
Namun ia memilih menjadikan kritik tersebut sebagai motivasi untuk bangkit bersama Portugal.
“Mereka menyebut saya sudah tua. Rasanya seperti saya sudah pensiun dari sepak bola. Bagi saya, yang paling penting adalah kerja keras tim dan kepercayaan yang tetap kami jaga,” ujar Ronaldo.
“Kami menerima banyak kritik selama sepekan terakhir. Tetapi tim bekerja sangat keras dan kami berkembang jauh lebih baik,” lanjutnya.
Baca Juga:Massimo Marianella: Ibrahimovic Komentator Terburuk di Piala DuniaJurnalis Italia Tuding Cardinale Kibuli Fans AC Milan
Mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu juga mengungkapkan bahwa pekan terakhir merupakan periode yang tidak mudah bagi dirinya maupun tim nasional Portugal.
Menurut Ronaldo, dukungan rekan-rekan setim menjadi faktor penting yang membuat Portugal mampu bangkit dan kembali menunjukkan kualitas sesungguhnya.
“Ini adalah pekan yang sulit, pekan yang gelap. Namun rekan-rekan setim membantu saya. Banyak orang seolah menganggap saya sudah selesai. Itu tidak mudah, tetapi kami berhasil bangkit,” ucapnya.
Kemenangan atas Uzbekistan juga memiliki makna khusus bagi Ronaldo secara pribadi.
Dalam laga tersebut, ia kembali menorehkan sejumlah catatan bersejarah yang semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.
Ronaldo kini menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
