Kini situasinya berbeda. Mulai 1 Juli mendatang, Kessié berpotensi tersedia dengan biaya transfer yang jauh lebih terjangkau, bahkan bisa menjadi peluang emas bagi Juventus untuk mendapatkan pemain berkualitas tanpa harus mengeluarkan investasi besar.
Di mata pelatih Luciano Spalletti, Kessié dinilai memiliki profil yang sangat cocok dengan kebutuhan tim.
Selain kuat dalam duel fisik, ia juga mampu berperan sebagai penghubung antar lini dan memiliki kemampuan mencetak gol dari lini kedua.
Baca Juga:Tangan Tuhan Maradona, Momen Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak di Piala DuniaDuel Prancis vs Irak Ditunda Karena Ancaman Badai Petir, FIFA Tak Punya Aturan Hadapi Cuaca Buruk
Karakter kepemimpinan yang dimilikinya juga menjadi nilai tambah. Pengalaman panjang di Serie A bersama Atalanta dan AC Milan membuatnya diyakini bisa langsung beradaptasi tanpa memerlukan waktu lama.
Namun, kendala utama tetap berada pada masalah gaji. Saat ini Kessié disebut menginginkan bayaran sekitar 10 juta euro per musim atau setara Rp200 miliar per tahun.
Angka tersebut masih jauh dari kemampuan finansial Juventus yang hanya bersedia menawarkan sekitar 5 juta euro per musim atau sekitar Rp100 miliar per tahun.
Perbedaan nilai yang cukup besar inilah yang akan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara agen Kessié dan Giovanni Carnevali.
Meski demikian, ada optimisme bahwa kedua pihak bisa menemukan titik temu.
Keinginan kuat Kessié untuk kembali ke Italia diyakini dapat menjadi faktor yang membantu memperkecil kesenjangan tersebut.
Bagi Juventus, merekrut pemain dengan kualitas dan pengalaman seperti Kessié akan menjadi langkah strategis dalam proyek baru Luciano Spalletti.
Baca Juga:Alvarez Minta Dijual ke Barcelona, Atletico Madrid: Bayar Rp10 TriliunFrattesi Cuma Ingin Pindah ke Juventus, Inter Buka Opsi Barter dengan Thuram
Apalagi Bianconeri tengah berupaya membangun tim yang mampu kembali bersaing memperebutkan Scudetto dan tampil kompetitif di Liga Champions.
Sementara bagi Kessié, kembali ke Serie A bisa menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya di level tertinggi sepak bola Eropa setelah beberapa tahun berada di luar sorotan utama.
Kini semua mata tertuju pada pertemuan yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Jika Kessié bersedia menurunkan tuntutan gajinya hingga mendekati angka yang ditawarkan Juventus, maka kepulangannya ke Italia bukan lagi sekadar rumor, melainkan sebuah kemungkinan yang sangat nyata.
