TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ikatan Alumni SMP Negeri 4 Tasikmalaya (IKA Nepatas) memperkuat kolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Tasikmalaya. Salah satu kerja sama yang tengah berjalan adalah dengan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya untuk mendorong pemberian beasiswa bagi siswa SMP Negeri 4 Tasikmalaya.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pengurus IKA Nepatas yang digelar di ruang rapat Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Jumat (19/6/2026).
Ketua IKA Nepatas, Beng Haryono, mengatakan pihaknya mendorong Dinas Pendidikan agar bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dapat disalurkan secara berkelanjutan kepada para siswa.
Baca Juga:Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Edukasi Kesehatan Reproduksi Cegah Kejahatan Seksual di SekolahHonor Tim Rp 552 Juta, Defisit Tembus Rp200 Miliar!
“Kami dari IKA ada kepedulian untuk mengangkat derajat siswanya. Visi misi kami itu apa yang harus kita pedulikan, yaitu alumni, siswa, sekolah, dan guru,” ujarnya.
Menurut Beng, visi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai OPD sebagai bentuk kontribusi IKA Nepatas dalam mendukung program pemerintah. Ia menambahkan, kerja sama dengan Dinas Pendidikan saat ini telah berjalan.
Selain di bidang pendidikan, IKA Nepatas juga tengah menjajaki kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdag). Kerja sama itu dinilai sejalan dengan keberadaan Divisi Kewirausahaan, Usaha, dan Ekonomi (KUE) yang menaungi banyak pelaku usaha di kalangan alumni.
“Ternyata di IKA itu banyak pelaku usaha kecil dari sana kita berpikir harus bisa bekerja sama dengan Indag mungkin salah satunya adalah advokasi yang menyangkut perizinan, terus label halalnya, atau kita juga kerja sama dalam hal life skill nya, seperti pelatihan digital marketing, packagingnya,” katanya.
Berdasarkan survei internal yang dilakukan IKA Nepatas, banyak pelaku usaha kecil masih menghadapi persoalan dalam pengelolaan keuangan. Permasalahan yang ditemui bukan semata-mata pada pemasaran produk, melainkan manajemen keuangan usaha yang belum tertata, seperti masih bercampurnya modal usaha dengan kebutuhan pribadi.
Atas dasar itu, IKA Nepatas berencana memberikan pelatihan manajemen keuangan kepada para anggotanya agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara lebih berkelanjutan.
Di sisi lain, IKA Nepatas juga terus membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi. Beng berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas akses pendidikan bagi para siswa setelah lulus dari jenjang sekolah menengah.
