Pembinaan Atlet Dimulai Sejak Usia Dini
Selama ini, Galunggung Taekwondo Team aktif membina atlet mulai dari usia 5 tahun hingga 20 tahun. Program pembinaan berjenjang tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.
Bagus optimistis para atlet binaannya memiliki potensi besar untuk bersaing di level nasional maupun internasional.
“Para atlet GTT sangat berpotensi dan sudah membuktikan kualitasnya, bahkan di ajang kejuaraan internasional sekalipun,” ungkapnya.
Baca Juga:Perlindungan Pekerja: BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jabar Salurkan Rp 49,3 M, Cabang Banjar Rp 37 MNegara Hadir untuk Pekerja Rentan, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jabar Salurkan Rp 49,3 Miliar
Ia juga mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan pemerintah daerah terhadap perkembangan GTT.
“Alhamdulillah, ada dukungan dari pemerintah berupa uang pembinaan untuk GTT,” tambahnya.
Susunan Tim Pelatih GTT
Keberhasilan GTT tidak lepas dari peran tim pelatih yang mendampingi para atlet selama proses persiapan hingga pertandingan.
Adapun susunan pelatih Galunggung Taekwondo Team adalah sebagai berikut:
- Head Coach: Sabeum Nim Bagus Sukma Gumilang
- Coach Kyorugi Junior–Senior: Sabeum Nim Rizki Maulana
- Coach Pracadet–Cadet: Sabeum Nim Permana Putra, Sabeum Nim Fatam Auzan, dan Sabeum Nim Dzaki Aditya
- Coach SuperKids: Sabeum Nim Siti Jouwan
- Coach Poomsae: Sabeum Nim Sidiq Khoerulsyah dan Sabeum Nim Warinony Putri
Dengan raihan medali sementara yang telah dikumpulkan, GTT masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi prestasi hingga hari terakhir kejuaraan pada 21 Juni 2026.
Seluruh kontingen berharap semangat juang, kerja sama tim, dan dukungan penuh dari para orang tua serta pemerintah dapat mengantarkan Galunggung Taekwondo Team meraih hasil terbaik di ajang internasional tersebut. (*)
