Jurnalis Italia Tuding Manajemen AC Milan Amatiran: Milan Terlihat Seperti Klub yang Baru Belajar Berjalan

AC Milan
Ilustrasi AC Milan
0 Komentar

Untuk transaksi hingga €75 juta atau sekitar Rp1,5 triliun, ia hanya membutuhkan persetujuan tambahan dari Presiden klub, Gianluca Ferrero.

Selain mengendalikan aktivitas transfer, Carnevali juga memiliki wewenang menunjuk pelatih, direktur olahraga, direktur teknik, hingga staf teknis.

Ia bahkan dapat menandatangani sejumlah kontrak bisnis dan sponsor bernilai puluhan juta euro tanpa harus meminta persetujuan langsung dari pemilik klub.

Baca Juga:Tak Perlu Lapor Pemilik, Tanda Tangan CEO Baru Juventus Bisa Beli Pemain Seharga Rp1 Triliun Real Madrid Beli 4 Pemain Bintang, Mourinho Minta Datangkan Enzo Fernandez

Situasi berbeda terjadi di AC Milan. Meski telah menunjuk Massimo Calvelli sebagai CEO baru, hingga kini struktur organisasi Rossoneri masih menjadi sorotan setelah pemecatan serentak sejumlah petinggi klub pada akhir musim lalu.

Menurut Lorenzo Di Benedetto, masalah utama Milan bukan sekadar pergantian nama di jajaran direksi, melainkan tidak adanya transisi yang jelas setelah klub memutuskan berpisah dengan Giorgio Furlani, Igli Tare, Massimiliano Allegri, dan Geoffrey Moncada secara bersamaan.

Akibatnya, Milan harus menghadapi serangkaian penolakan dari sejumlah kandidat manajemen yang sebelumnya dibidik.

Situasi tersebut membuat proses restrukturisasi berjalan lambat di saat klub-klub rival sudah bergerak aktif menyusun skuad untuk musim baru.

Di mata Di Benedetto, Juventus menunjukkan bagaimana pergantian manajemen seharusnya dilakukan.

Klub asal Turin itu memastikan semua posisi penting tetap terisi sebelum mengumumkan perubahan besar.

Sebaliknya, Milan dianggap mengambil keputusan besar tanpa memiliki rencana pengganti yang matang.

Baca Juga:Jurnalis Italia Minta Cardinale Mundur: Sejarah Milan Tak Bisa Diperlakukan Seperti IniPresiden AC Milan Minta Fans Dukung Ruben Amorim: Percayalah pada Sentuhan Ajaib Cardinale

Karena itu, jurnalis Italia tersebut mendesak Gerry Cardinale untuk menjelaskan secara terbuka arah proyek yang ingin dibangun bersama Massimo Calvelli.

Dengan musim baru yang semakin dekat dan Ruben Amorim segera memulai pekerjaannya, para pendukung Rossoneri dinilai berhak mengetahui siapa yang akan memimpin kebangkitan klub dan bagaimana struktur baru Milan akan bekerja.

Selama pertanyaan-pertanyaan tersebut belum terjawab, kritik mengenai manajemen yang berjalan layaknya “klub amatir” diperkirakan akan terus menghantui AC Milan sepanjang musim panas ini.

0 Komentar