Generasi Qurani Jadi Benteng di Era Digital, Diky Candra Motivasi Santri Madrasah Diniyyah

Diky Candra motivasi santri
Warga Babakan Pala, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu berswafoto dengan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, Selasa malam (16/6/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

“Semoga kekompakan malam ini menular ke kegiatan lain. Silaturahmi semakin erat, kampung semakin berkah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan warga Babakan Pala yang terus menjaga eksistensi pendidikan diniyah di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Baca Juga:TPS SL Tobing Kota Tasikmalaya Sempat Jadi Titik Rawan Lagi, DLH Angkut 12 Ton Sampah saat Hari LiburBanggar DPRD Kota Tasikmalaya Desak TAPD Buka Penyebab Kas Daerah Seret hingga APBD Seperti Tertekan

Di tengah banjir informasi digital yang sulit dibendung, pendidikan agama menjadi benteng utama agar generasi muda tidak kehilangan arah.

“Pintar saja tidak cukup. Generasi Qurani harus berkarakter dan berakhlakul karimah. Madrasah inilah tempat menyemainya,” tutur Diky.

Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi memang tidak bisa dihindari. Namun, kemajuan tersebut harus diimbangi dengan pendidikan moral yang kuat agar anak-anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.

“Teknologi boleh canggih, tapi kalau akhlak runtuh, kita kehilangan segalanya,” pesannya di hadapan ratusan warga.

Kepada para santri, Diky berpesan agar terus menjaga semangat belajar, menghormati guru dan orang tua, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Jaga hafalan, jaga sikap. Kota Tasikmalaya membutuhkan generasi yang cerdas sekaligus santun,” pungkasnya.

Malam itu, Imtihan MDTA Al Ma’arij tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran. Di balik senyum para santri dan kebanggaan orang tua, tersimpan harapan besar agar pendidikan diniyah terus melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Baca Juga:Pawai Obor Muharam Hidupkan Syiar di Kota Tasikmalaya, Warga Setiarasa Turun ke Jalan MerayakanPawai Obor Muharam Padati Jalanan Tasikmalaya

Sebab di tengah derasnya arus digital, akhlak tetap menjadi kompas yang menuntun masa depan. (rezza rizaldi)

0 Komentar