Pawai Obor Muharam Hidupkan Syiar di Kota Tasikmalaya, Warga Setiarasa Turun ke Jalan Merayakan

pawai obor 1 Muharam di Kota Tasikmalaya
Kemeriahan tahun baru Islam di RW 03 Setiarasa, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin malam (15/6/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Menyambut datangnya 1 Muharam 1448 Hijriah, warga RW 03 Setiarasa, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menggelar pawai obor yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, Senin malam (15/6/2026).

Tradisi tahunan tersebut bukan sekadar iring-iringan cahaya di tengah malam, melainkan menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus merawat kebersamaan warga.

Ratusan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan sambil membawa obor.

Baca Juga:Pawai Obor Muharam Padati Jalanan TasikmalayaWali Kota Tasikmalaya Harus Pilih 'Petarung Lapangan' untuk Isi 3 Kursi Kosong Jabatan Kepala Dinas

Cahaya yang berbaris rapi seolah menjadi simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Di tengah derasnya arus hiburan digital, tradisi sederhana itu kembali membuktikan bahwa nilai-nilai kebersamaan masih menyala di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) RW 03 Setiarasa, Beng Haryono atau yang akrab disapa Om Benk, mengatakan pawai obor dimulai seusai salat Isya sekitar pukul 19.30 WIB.

Seluruh warga ikut ambil bagian dalam kegiatan yang telah menjadi agenda rutin setiap menyambut Tahun Baru Islam.

“Rutenya dimulai dari Setiarasa menuju Gunung Batu, Mancagar, Perum BRP, Cimuncang, Jalan Ir H Juanda, lalu kembali lagi ke Setiarasa,” ujar Om Benk.

Menurut dia, antusiasme masyarakat tahun ini cukup tinggi. Kehadiran anak-anak, remaja hingga orang tua menunjukkan bahwa tradisi menyambut Muharam masih mendapat tempat di hati masyarakat.

Bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

Baca Juga:Tiga Kursi Kadis Masih Kosong, Mutasi Pejabat Eselon II di Kota Tasikmalaya DimatangkanDPRD Kota Tasikmalaya Pertanyakan Kerja Sama Parkir yang Dikelola Swasta, Jangan Sampai PAD Merugi

Usai pawai obor, suasana keakraban berlanjut dalam kegiatan Ngaliwet Party yang disiapkan para ibu kader.

Warga dan pengurus PHBI duduk bersama menikmati hidangan sederhana sebagai wujud rasa syukur sekaligus memperkuat ikatan sosial di lingkungan.

“Setelah pawai, masyarakat dan pengurus berkumpul menikmati ngaliwet bersama yang disiapkan ibu-ibu kader,” katanya.

Rangkaian peringatan Tahun Baru Islam di RW 03 Setiarasa tidak berhenti pada malam pawai.

Selasa (16/6) pagi, panitia menggelar berbagai perlombaan bernuansa islami untuk anak-anak. Di antaranya lomba cerdas cermat, hafalan, kaligrafi, dan sejumlah kompetisi edukatif lainnya.

Kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman sejak dini.

Di saat gawai kerap menyita perhatian anak-anak, perlombaan seperti ini menjadi ruang agar mereka belajar, berkreasi, sekaligus berkompetisi secara sehat.

0 Komentar