TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Gemuruh salawat dan lantunan nadom menggema dari halaman Madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al Ma’arij, Babakan Pala, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Selasa malam (16/6/2026).
Di tengah derasnya arus digital yang kian memengaruhi kehidupan anak-anak, madrasah itu menghadirkan pesan sederhana namun sarat makna: membangun generasi Qurani tidak cukup hanya melalui kecanggihan teknologi, tetapi harus ditopang akhlak yang kokoh.
Halaman madrasah malam itu menjelma menjadi ruang kebahagiaan. Tenda dipenuhi ratusan warga, orang tua sibuk mengabadikan momen putra-putrinya, sementara para santri tampil percaya diri mengenakan busana terbaik mereka.
Baca Juga:TPS SL Tobing Kota Tasikmalaya Sempat Jadi Titik Rawan Lagi, DLH Angkut 12 Ton Sampah saat Hari LiburBanggar DPRD Kota Tasikmalaya Desak TAPD Buka Penyebab Kas Daerah Seret hingga APBD Seperti Tertekan
Tepuk tangan bergema setiap kali nama santri dipanggil menuju panggung dalam prosesi Akhirussanah atau Imtihan sebagai penanda berakhirnya masa belajar.
Suasana semakin semarak saat Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, hadir di tengah-tengah masyarakat.
Kehadirannya disambut hangat para santri yang mempersembahkan lantunan nadom serta mars kebanggaan MDTA Al Ma’arij, menciptakan suasana penuh haru sekaligus optimisme.
Bagi masyarakat Babakan Pala, malam itu bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi fondasi kuat dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan.
Ketua RW 010 Babakan Pala, Deni Buldani, mengaku bangga melihat antusiasme seluruh warga yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan imtihan lahir dari kekompakan masyarakat yang rela menyumbangkan tenaga, pikiran hingga materi demi masa depan anak-anak mereka.
“Ini bukti kalau warga kita solid. Dari mulai tenaga, pikiran sampai dana, semua bergerak untuk anak-anak kita,” ujarnya.
Baca Juga:Pawai Obor Muharam Hidupkan Syiar di Kota Tasikmalaya, Warga Setiarasa Turun ke Jalan MerayakanPawai Obor Muharam Padati Jalanan Tasikmalaya
Pria yang akrab disapa Uden itu menilai kehadiran Wakil Wali Kota menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para santri.
Ia berharap perhatian pemerintah mampu memotivasi anak-anak agar semakin mencintai ilmu agama dan terus melanjutkan pendidikan.
“Mudah-mudahan menjadi penyemangat anak-anak untuk terus menuntut ilmu,” katanya.
Ia juga berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut tidak berhenti setelah acara selesai.
Menurutnya, nilai silaturahmi dan gotong royong harus terus dipelihara sebagai kekuatan membangun lingkungan yang harmonis.
