TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya resmi memulai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 melalui kegiatan Kick Off yang digelar di Kantor KONI Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan pembinaan dan pemusatan latihan bagi atlet yang telah lolos seleksi. Sebanyak 269 atlet dari 39 cabang olahraga (cabor) langsung menjalani tes fisik perdana yang dilaksanakan oleh Universitas Siliwangi (Unsil) guna mengukur kondisi awal sebelum memasuki program latihan intensif.
Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Universitas Siliwangi dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari dukungan terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga:Jadilah Bagian Sejarah SMAN 1 Pagerageung Tasikmalaya, Pendaftar Calon Murid Baru MembludakPenuh Semangat!! Warga Karangjaya-Cineam Tasikmalaya Gotong Royong Bangun Sekretariat Serikat Petani Pasundan
Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya Erry Purwanto mengatakan, kegiatan Kick Off bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, seluruh atlet dan ofisial yang telah lolos seleksi mulai menjalani tes fisik untuk mengetahui kondisi dasar sebagai bahan penyusunan program latihan menuju Porprov Jabar 2026.
Erry menyebutkan, hasil seleksi menunjukkan Kabupaten Tasikmalaya meloloskan 269 atlet dari 39 cabang olahraga. Mereka akan didampingi oleh 184 pelatih dan manajer yang telah lolos verifikasi administrasi.
“Total 156 nomor pertandingan akan diikuti kontingen Laskar Singa Galuh. Capaian paling mencolok datang dari sepak bola. Setelah 3 dekade absen, akhirnya tim sepak bola Tasikmalaya kembali lolos ke Porprov, termasuk cabor futsal juga berhasil menyusul,” terang Erry.
Ia menilai capaian tersebut menunjukkan hasil pembinaan olahraga yang terus berjalan di daerah. Terlebih, mayoritas atlet yang akan memperkuat kontingen merupakan hasil pembinaan lokal.
“Kami tegaskan, tidak ada atlet impor. Meski sarana olahraga terbatas, anak-anak Tasikmalaya mampu bersaing. Kalau Pak Bupati bisa tuntaskan SOR, kami siap dukung penuh,” tegas Erry.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan atlet dan ofisial, seluruh anggota kontingen telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, mereka juga menerima bantuan stimulan untuk mendukung pelaksanaan pemusatan latihan.
Baca Juga:Usai Kepala BGN Ditangkap, Aktivis KNPI Desak APH Bongkar Dugaan Penyimpangan Program MBG di TasikmalayaSimulasi Gizi Kedaruratan, Tagana Kabupaten Tasikmalaya Bagikan Pengalaman Lapangan kepada Mahasiswa
Erry menambahkan, dana pembinaan yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Bupati telah disalurkan kepada KONI untuk mendukung persiapan menuju Porprov.
