Keadilan Gender Dimulai dari Rumah, Buku Affi Endah Bongkar Sekat Patriarki yang Membelenggu

bedah buku keadilan gender dari rumah
Para narasumber saat bedah buku Menata Keadilan Gender dari Rumah di Gedung Galih Pawestri, Jumat (5/6/2026). Firgiawan / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Di sisi lain, penulis buku Hj Affi Endah Navilah menegaskan bahwa karyanya tidak ditulis untuk menawarkan resep instan menyelesaikan seluruh persoalan perempuan.

Setiap perempuan memiliki pengalaman, tantangan, dan latar belakang yang berbeda.

Karena itu, ia memilih menjadikan bukunya sebagai ruang dialog dan refleksi.

Melalui buku tersebut, pembaca diajak mengkaji ulang berbagai hal yang selama ini dianggap normal, termasuk soal pembagian peran dalam keluarga dan pemahaman tentang kesetaraan.

Baca Juga:Parkir Kota Tasikmalaya Dikelola Yayasan, Harapan Tertib Mengaspal di Empat Ruas Jalan StrategisBSMSS 2026 Garap Jalan 1,5 Kilometer di Salawu, Akses Warga Jahiang Tasikmalaya Mulai Keluar dari Kubangan

“Buku ini bukan untuk memaksa orang setuju dengan pandangan saya. Saya hanya ingin membuka ruang diskusi agar kita bisa berpikir bersama dan saling belajar,” ujarnya.

Melalui Menata Keadilan Gender dari Rumah, Affi berharap semakin banyak perempuan berani mengenali potensinya, menyuarakan gagasannya, dan tidak ragu untuk bertumbuh.

Sebab, keadilan gender bukan sekadar urusan perempuan, melainkan upaya membangun keluarga dan masyarakat yang tumbuh dalam relasi yang saling menghargai, setara, dan manusiawi. (firgiawan)

0 Komentar