TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.
Salah satu sasaran utama program tersebut adalah pembangunan jalan setengah hotmix sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter yang diharapkan mampu mendongkrak aksesibilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pembukaan BSMSS digelar di Aula Serbaguna Desa Jahiang, Jumat (5/6/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.
Baca Juga:Kas Daerah Diperketat, SIPD Dikunci Sebagian; Pemkot Tasikmalaya Prioritaskan Belanja Apa? IPAL TPA Ciangir Belum Optimal, Aktivis Lingkungan Soroti Proyek Rp3,6 Miliar yang Masih Terseok
Pasi Ter Kodim 0612/Tasikmalaya Kapten Inf Tonce Ronal Manurung menjelaskan, selain pembangunan fisik berupa jalan, program BSMSS juga akan diisi berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara bagi masyarakat.
Camat Salawu H Wawan M Ridwan menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran BSMSS menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M Imvan Ibrahim menegaskan bahwa BSMSS merupakan bentuk sinergi nyata lintas sektor yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya.
“Program BSMSS ini membangun jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini dengan semangat gotong royong dan kebersamaan agar hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dandim, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi warga sekitar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tasikmalaya M Fuad Abdul Aziz yang mewakili Bupati Tasikmalaya menyebut pembangunan jalan tersebut akan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi warga.
Di tengah berbagai kebutuhan infrastruktur pedesaan yang masih menumpuk, pembangunan jalan melalui BSMSS dinilai menjadi langkah konkret agar akses warga tidak lagi tersendat oleh kondisi jalan yang kurang memadai.
Baca Juga:Didera Penyakit Menahun, Warga Mangkubumi Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di RumahnyaJenazah Pemuda Asal Cisayong Ditemukan Tergantung di Jembatan Kereta Api Ciawi Tasikmalaya
Usai pembukaan, rombongan Forkopimda dan jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya meninjau langsung lokasi pembangunan jalan yang menjadi sasaran fisik program BSMSS 2026 di Desa Jahiang.
