Gelandang asal Prancis itu saat ini menjadi salah satu aset paling berharga yang dimiliki Roma dan diminati sejumlah klub Eropa.
Menurut berbagai laporan di Italia, Roma sedang mempertimbangkan kemungkinan melepas Koné sebelum 30 Juni demi memenuhi target keuntungan modal yang dibutuhkan klub.
Langkah tersebut berkaitan dengan aturan keuangan UEFA dan komitmen yang harus dipenuhi Roma berdasarkan perjanjian penyelesaian yang berlaku.
Baca Juga:PSG Bidik Julian Alvarez, Marco Palestra Jadi Rebutan Inter Milan dan JuventusMark Iuliano Sindir Vlahovic: Pemain yang Tak Bangga Memakai Seragam Juventus Lebih Baik Pergi
Jika Koné benar-benar hengkang, Gasperini berharap manajemen segera mencari pengganti dengan karakteristik serupa.
Dalam skenario tersebut, Frattesi menjadi kandidat utama karena memiliki kemampuan menyerang dari lini kedua, mobilitas tinggi, serta intensitas permainan yang sesuai dengan filosofi sang pelatih.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Inter Milan. Klub finalis Liga Champions tersebut dikabarkan siap mendengarkan setiap tawaran yang masuk untuk Frattesi.
Pemain yang masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2028 itu memang memiliki nilai pasar yang cukup tinggi.
Selain diminati klub-klub Serie A, beberapa tim luar Italia juga disebut memantau situasinya.
Inter sendiri diyakini tidak akan melepas Frattesi dengan harga murah.
Bahkan, ada kemungkinan gelandang tersebut digunakan sebagai bagian dari paket pertukaran pemain dalam beberapa negosiasi yang sedang dipersiapkan Nerazzurri pada jendela transfer musim panas ini.
Dengan kondisi tersebut, perburuan Frattesi diperkirakan akan menjadi salah satu saga transfer menarik di Serie A.
Baca Juga:Panasnya Perebutan Kursi Presiden Real Madrid: Perez Umumkan Mourinho, Riquelme Janjikan Haaland dan RodriMatteo Bonetti: AC Milan dalam Bencana
Bagi Roma, kehadiran pemain seperti Frattesi bisa menjadi tambahan penting dalam proyek baru Gasperini.
Namun untuk mewujudkan transfer tersebut, Giallorossi kemungkinan harus lebih dulu menyelesaikan persoalan masa depan Manu Koné dan menyeimbangkan neraca keuangan klub.
