Meski demikian, Colombo mengingatkan bahwa transfer ini tidak akan mudah diwujudkan.
Menurutnya, Milan sadar bahwa mempertahankan pemain yang sangat dekat dengan Allegri mungkin akan menjadi tantangan tersendiri setelah kepergian sang pelatih.
Namun di sisi lain, Rossoneri juga tidak berniat melepasnya dengan harga murah.
Baca Juga:PSG Bidik Julian Alvarez, Marco Palestra Jadi Rebutan Inter Milan dan JuventusMark Iuliano Sindir Vlahovic: Pemain yang Tak Bangga Memakai Seragam Juventus Lebih Baik Pergi
“Milan mungkin tidak ingin memiliki pemain yang sangat terikat dengan Allegri di ruang ganti, tetapi mereka juga tidak akan memberikan diskon kepada Napoli,” tegasnya.
Seperti diketahui, kegagalan lolos ke Liga Champions menjadi titik balik besar dalam proyek AC Milan.
RedBird secara terbuka menyebut hasil musim lalu sebagai sebuah kegagalan. Konsekuensinya, klub melakukan restrukturisasi besar dengan mengakhiri kerja sama dengan sejumlah petinggi dan staf teknis.
Kini Gerry Cardinale bersama Zlatan Ibrahimovic dan Massimo Calvelli sedang berusaha membangun kembali fondasi klub, mulai dari pencarian direktur olahraga hingga pelatih baru.
Namun proses tersebut juga membuka kemungkinan terjadinya revolusi dalam skuad.
Beberapa pemain kunci mulai dikaitkan dengan pintu keluar San Siro.
Rafael Leao secara terbuka mengakui ingin mencoba tantangan baru di luar Italia. Luka Modric dikabarkan mempertimbangkan pensiun atau hengkang setelah hanya semusim bersama Milan.
Bek Serbia Strahinja Pavlovic juga memiliki banyak peminat, sementara kapten tim Mike Maignan terus dikaitkan dengan Chelsea.
Dalam situasi seperti itu, masa depan Rabiot juga tidak lagi sepenuhnya aman.
Baca Juga:Panasnya Perebutan Kursi Presiden Real Madrid: Perez Umumkan Mourinho, Riquelme Janjikan Haaland dan RodriMatteo Bonetti: AC Milan dalam Bencana
Selain absennya Milan dari Liga Champions, kepergian Allegri disebut menjadi faktor lain yang bisa memengaruhi keputusan sang gelandang.
Allegri merupakan salah satu alasan utama yang membuat Rabiot menerima tawaran Milan musim lalu.
Kini, pelatih yang sama berpotensi mengajaknya bergabung ke Napoli yang memiliki proyek lebih stabil dan akan tampil di Liga Champions.
Meski saat ini fokus Rabiot masih tertuju pada Piala Dunia bersama tim nasional Prancis, pembicaraan mengenai masa depannya diyakini akan segera menjadi agenda penting setelah turnamen tersebut berakhir.
Jika Napoli benar-benar serius mengincar Rabiot, mereka harus menyiapkan dana yang tidak sedikit.
Musim panas lalu, AC Milan mengeluarkan sekitar 10 juta euro untuk merekrut pemain berusia 31 tahun itu dari Marseille. Dengan kurs Rp20.000 per euro, nilai transfer tersebut setara sekitar Rp200 miliar.
