BANJAR, RADARTASIK.ID – Kawasan tugu perbatasan Jawa Barat – Jawa Tengah (Jabar-Jateng) di Kota Banjar akan diperhatikan khusus.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Banjar H Sudarsono usai mendampingi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai salat Idul Adha di Masjid Al Hikmah Desa Mekarharja Kecamatan Purwaharja, Rabu (27/5/2026).
Menurut orang satu di Kota Banjar itu, kedatangan Gubernur Jabar mendadak. Pihaknya baru dikabari sehari sebelumnya.
Baca Juga:Meneladani Spirit Pengorbanan dan Kepedulian Sosial di Hari Raya Idul Adha 1447 HDua Sasana Taijiquan Resmi Berdiri di Kota Tasikmalaya
“Beliau (KDM) menyampaikan ingin melaksanakan salat Ied di perbatasan Jabar-Jateng (di Desa Mekarharja), sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat di perbatasan,” ucapnya.
Dalam kunjungannya, KDM memberikan perhatian terhadap estetika dan kualitas infrastruktur di gerbang perbatasan Jabar-Jateng.
Kawasan perbatasan di Kota Banjar, ke depannya tidak lagi terlihat kumuh dan tidak sekadar terlihat seperti hamparan kebun. Harus merepresentasikan wajah Jabar yang tertata dan rapi.
“Gubernur ingin perbatasan Jawa Barat di Kota Banjar ke depan untuk penanganannya tidak hanya bertumpu pada kemampuan anggaran. Tapi menjadi tanggung jawab (aset) Pemprov Jabar,” jelasnya.
Pihaknya akan mempersiapkan infrastruktur jalan dan lahan, agar wilayah perbatasan bisa dipercantik sebagai pintu gerbang utama Jawa Barat menuju Jawa Tengah.
Diharapkan dengan hal itu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar, khususnya Kota Banjar. (Anto Sugiarto)
