Dua Sasana Taijiquan Resmi Berdiri di Kota Tasikmalaya

taijiquan tasikmalaya
Pengurus serta anggota ADYTI Tasikmalaya dan Jawa Barat berfoto bersama usai pelantikan pengurus Sasana Radar Tasikmalaya dan Sasana Sukapura di Studio Radar Tasikmalaya TV, Minggu 24 Mei 2026. (Permana/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Orang mungkin kurang familiar dengan kata “Taijiquan”. Tapi kalau disebutkan kata “Tai Chi”, semua pasti tahu. Olahraga bela diri asal Tiongkok. Tai Chi Master, adalah salah satu judul film yang banyak dikenal. Film itu diproduksi Jetli, sekaligus merangkap pemain utama sebagai Zhang Sanfeng. Doni Yen, juga pernah memperagakan bela diri itu.

Taijiquan adalah istilah yang lebih modern dan sering digunakan dalam konteks seni bela diri. Sementara Tai Chi, adalah istilah yang lebih tua dan sering digunakan dalam konteks meditasi dan kesehatan.

Meskipun ada perbedaan dalam penulisan, kedua istilah ini merujuk pada seni yang sama dan memiliki aspek martial yang sama.

Baca Juga:Foto yang Menjelaskan Semua Tentang PPP Kota Tasikmalaya!Drama Muscab PPP yang Melelahkan Itu Pun Berakhir

Kini, seni bela diri khas Tiongkok itu telah menjelma jadi olahraga yang bisa dipelajari semua orang. Bisa diperagakan siapapun yang mau belajar. Bukan cuma Jetli atau Doni Yen, atau aktor Tiongkok lain.

Di Indonesia, cabangnya sudah banyak. Ada delapan cabang, kata Pak Rudy Winardi, ketua DPD Asosiasi Dong Yue Taijiquan Indonesia (ADYTI) Jawa Barat. Tasikmalaya salah satunya. Dewan Pengurus Cabang Tasikmalaya ini diketuai Rosiana Sewu. Pelatihnya, Master Agus. Kami menyebutnya Lao Shi. Artinya sama saja: guru.

Latihannya Dimana? Dadaha. Seminggu dua kali. Selasa dan Kamis. Tapi sekarang sudah bertambah, sejak dirintisnya dua sasana di bawah cabang. Kini ada Sasana Radar Tasikmalaya dan Sasana Sukapura.

Dua sasana ini diresmikan pada hari Minggu (24/5/2026) di Studio Radar Tasikmalaya TV. Sasana Radar Tasikmalaya diketuai Dadan Alisundana, Wakil Ketua: Hilda, Sekretaris: dr Isni, Bendahara Ida Farida serta bagian diklat atau pelatih: Wawan Setiawan.

Sedangkan Sasana Sukapura diketuai Pan bi lan, Sekretaris: Etris, Bendahara: Liem ie ing, Diklat; Cahyadi, serta Penasihat: Tjetje Sofjan SH. Pengurus kedua sasana dilantik bergantian di tempat yang sama— Studio Radar Tasikmalaya TV. Kepengurusan ini berlaku untuk dua tahun. Dari 2026 sampai 2028

Di awal pendirian, dua sasana ini langsung diberi tugas oleh ADYTI Jabar. Bulan Juni, ADYTI punya agenda bakti sosial. Semua cabang dan sasana harus ikut menyukseskan. “Apapun bentuk kegiatannya terserah,” kata Rudy.

0 Komentar