RADARTASIK.ID – Kritik keras kembali menghantam manajemen AC Milan.
Kali ini datang dari jurnalis Italia, Fabrizio Biasin, yang menilai petinggi Rossoneri terlalu fokus pada keuntungan finansial hingga melupakan ambisi untuk menang.
Dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb, Biasin secara terbuka menyoroti arah kebijakan Milan yang menurutnya mulai menjauh dari identitas klub besar Italia.
Ia bahkan menyebut sejumlah figur penting yang dikenal memiliki mental juara justru disingkirkan dari klub.
Baca Juga:Bonucci Ramal AC Milan Sulit Lolos ke Liga Champions: Juventus dan Como Punya Peluang LebihUsai Ribut dengan Neymar, Inter Milan Pantau Robinho Jr
Menurut Biasin, masalah utama Milan musim ini bukan berada di lapangan ataupun sepenuhnya di tangan pelatih Massimiliano Allegri.
Ia menilai akar persoalan ada pada cara berpikir manajemen yang terlalu menitikberatkan keseimbangan neraca keuangan dibanding ambisi olahraga.
“AC Milan sempat terlihat mampu bersaing dalam perebutan gelar musim ini. Bahkan hingga sebulan lalu hal itu masih terasa mungkin,” tulis Biasin.
Namun situasi berubah drastis ketika Milan mulai kehilangan konsistensi.
Sejumlah kritik kemudian diarahkan kepada Allegri. Meski demikian, Biasin justru membela sang pelatih dan menilai masalah terbesar berada di level atas klub.
“Memang Allegri menunjukkan beberapa kelemahan dalam pengelolaan tim, tetapi ia jelas bukan masalah utama klub,” tulisnya lagi.
Biasin menyebut petinggi Milan saat ini terlalu nyaman dengan konsep bisnis modern yang mengutamakan profit dan player trading.
Menurutnya, pendekatan seperti itu memang penting di sepak bola modern, tetapi tidak boleh menghilangkan ambisi untuk membangun tim juara.
Baca Juga:AC Milan Runtuh, Allegri Kembali Duduk di Kursi TerdakwaJurnalis Italia: Juventus Wajib Punya Mata Harimau untuk Lolos ke Liga Champions
Ia bahkan menyindir manajemen Milan yang dianggap terganggu dengan sosok-sosok bermental kompetitif.
“Yang paling penting dalam olahraga adalah ambisi. Tetapi mereka justru terlihat terganggu oleh ambisi itu sendiri hingga menyingkirkan semua orang yang menjadikannya prinsip utama,” tegas Biasin.
Nama-nama besar seperti Zvonimir Boban, Paolo Maldini, dan Frederic Massara menjadi contoh yang disebut Biasin.
Ketiganya diketahui pernah memiliki pengaruh besar dalam pembangunan skuad Milan beberapa musim terakhir.
Menurut Biasin, mereka pergi bukan karena tidak kompeten, melainkan karena memiliki ambisi besar untuk membawa Milan kembali berjaya.
