RADARTASIK.ID – Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) kembali menjadi sorotan investor setelah merilis kebijakan pembagian dividen final yang menarik sekaligus didukung oleh pergerakan harga saham terbaru di bursa.
Menurut catatan Stockbit, perusahaan menetapkan dividen final sebesar Rp 106 per saham, yang mencerminkan sekitar 61 dividend payout ratio—meski lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 70 persen.
Data perdagangan terbaru menunjukkan bahwa saham MSTI ditutup pada level Rp 1.370 pada 2 Juni 2026, naik tipis dari penutupan sebelumnya.
Baca Juga:PSAB Catat Laba Bersih Fantastis US$265,9 Juta, Lonjakan 25x Lipat QoQSo Ji Sub Tunjukkan Sisi Hangatnya sebagai Ayah di Drama Aksi Agent Kim Reactivated
Dengan harga ini, dividend yield atas dividen final yang diumumkan mencapai sekitar 7,7 persen, angka yang menarik bagi investor dengan orientasi pendapatan dividen (income investing).
Cum Dividen MSTI Dijadwalkan 5 Juni 2026
Jadwal cum dividen saham MSTI akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026 di pasar reguler dan negosiasi, yang menjadi titik penting bagi pemegang saham yang ingin memperoleh hak atas dividen tersebut; pembayaran dividen direncanakan 25 Juni 2026.
Sebelumnya, pada Desember 2025, MSTI telah memberikan dividen interim sebesar Rp 16 per saham, sehingga total dividen yang dibagikan sepanjang tahun ini menjadi kombinasi antara interim dan final yang mencerminkan kebijakan return kepada pemegang saham.
Bagaimana Respons Pasar dan Investor?
Sentimen pasar terhadap MSTI tampak masih positif di tengah aksi korporasi ini, terlihat dari harga saham yang sedikit menguat sepanjang perdagangan.
Meskipun payout ratio sedikit turun, level dividend yield yang mendekati 8 persen menjadi daya tarik tersendiri—terutama di tengah kondisi pasar yang menantang.
Kebijakan dividen ini sejalan dengan manajemen risiko MSTI untuk tetap mempertahankan likuiditas dan fleksibilitas finansial sambil memberikan kompensasi kepada pemegang saham.
Penurunan payout ratio dinilai sebagai langkah strategis perusahaan menghadapi potensi volatilitas di tahun depan.
Baca Juga:Namkoong Min Hadapi Bahaya Ekstrem untuk Selamatkan Istri dalam Thriller Romantis The HusbandErajaya Catat Pertumbuhan Positif 4 Bulan Pertama 2026, SSSG April Terkoreksi Akibat High Base iPhone 16
Peluang dan Tantangan ke Depan
Bagi investor yang fokus pada pendapatan dividen, periode cum dividen 5 Juni bisa menjadi momen penting untuk mengevaluasi portofolio mereka.
Namun, bagi investor jangka panjang, nilai fundamental perusahaan, kinerja operasional, dan prospek bisnis di era digital juga tetap menjadi pertimbangan utama. (*)
