Curva Sud Tuding Furlani Hancurkan Tim Scudetto AC Milan: Mereka Menginjak-injak Sejarah Milan

Giorgio Furlani
Giorgio Furlani Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Gelombang protes besar mengguncang AC Milan saat menghadapi Atalanta di San Siro pada pekan ke-36 Serie A.

Para ultras Curva Sud meluapkan kemarahan kepada manajemen klub yang dianggap bertanggung jawab atas kemunduran Rossoneri dalam beberapa musim terakhir.

Sebelum kick-off dimulai, suasana stadion sudah dipenuhi aksi demonstrasi dari Curva Sud yang menargetkan pemilik klub dan jajaran direksi.

Baca Juga:Protes Curva Sud AC Milan di San Siro: Usir Furlani dan Nyanyikan Lagu untuk Paolo MaldiniAC Milan Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions, Paolo Di Canio: Tim Tak Punya Identitas

Para ultras Milan membagikan selebaran khusus di luar stadion yang berisi kritik keras terhadap pemilik klub Gerry Cardinale, Presiden Milan Paolo Scaroni, dan terutama CEO klub Giorgio Furlani.

Furlani menjadi sasaran utama kemarahan suporter. Curva Sud menilai dirinya sebagai simbol kegagalan proyek Milan dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, para fans sebelumnya telah membuat petisi yang meminta CEO Rossoneri itu mundur dari jabatannya.

Dalam selebaran yang dibagikan kepada publik, Curva Sud menyampaikan kritik pedas terhadap arah klub saat ini.

“Empat tahun lalu kami merayakan salah satu Scudetto terindah dalam sejarah Milan. Dan sekarang, setelah empat tahun, di mana kita berada?” tulis Curva Sud.

Mereka menilai skuad juara Milan kala itu sebenarnya hanya membutuhkan sedikit tambahan pemain kelas dunia untuk terus berkembang menjadi kekuatan besar Eropa.

“Tim juara itu seharusnya hanya memerlukan beberapa pemain tambahan berkualitas internasional untuk membidik target besar. Namun semuanya dihancurkan oleh manajemen yang tidak kompeten,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga:Ederson Selangkah Lagi Gabung Manchester United, Charles De Ketelaere Setuju Pindah ke MunchenPetinggi AC Milan Tak Kompak Rekrut Lewandowski: Sebagian Setuju, Sebagian Menolak

Curva Sud bahkan menuduh Furlani tetap bertahan meski kegagalan proyek olahraga Milan sudah terlihat jelas di depan mata.

“Giorgio Furlani tetap berdiri keras kepala di atas reruntuhan kegagalan olahraga yang bisa dilihat semua orang,” tulis mereka lagi.

Tak berhenti di situ, para ultras juga menuding manajemen Milan hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata tanpa menghormati sejarah besar klub.

“Mereka menginjak-injak sejarah Milan, prestise klub, tradisi, dan ambisi yang selalu hidup di hati para tifosi Rossoneri,” bunyi kutipan lain dalam selebaran Curva Sud.

Kritik juga diarahkan kepada kebijakan transfer klub. Curva Sud menilai Milan terlalu banyak mendatangkan pemain yang gagal memenuhi ekspektasi.

0 Komentar