RADARTASIK.ID – Krisis yang melanda AC Milan semakin dalam setelah kekalahan menyakitkan di kandang sendiri.
Bermain di San Siro, Rossoneri tumbang 2-3 dari Atalanta dalam laga yang membuat peluang mereka tampil di Liga Champions musim depan semakin terancam.
Kekalahan ini memicu kemarahan suporter Milan. Sepanjang pertandingan, terdengar protes keras yang ditujukan kepada pemilik klub dan jajaran manajemen.
Baca Juga:Ederson Selangkah Lagi Gabung Manchester United, Charles De Ketelaere Setuju Pindah ke MunchenPetinggi AC Milan Tak Kompak Rekrut Lewandowski: Sebagian Setuju, Sebagian Menolak
Fans mulai kehilangan kesabaran setelah performa tim terus menurun di fase paling menentukan musim ini.
Atalanta tampil jauh lebih efektif dan berhasil mengejutkan publik San Siro lewat permainan cepat dan agresif.
Gol-gol dari Ederson, Davide Zappacosta, dan Giacomo Raspadori membawa tim tamu unggul 3-0 lebih dulu.
Milan sempat mencoba bangkit di menit-menit akhir melalui gol Strahinja Pavlovic dan penalti Christopher Nkunku.
Namun kebangkitan tersebut datang terlambat dan tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Hasil buruk ini memperlihatkan betapa rapuhnya performa Milan dalam beberapa pekan terakhir.
Dari enam pertandingan terakhir, Rossoneri sudah menelan empat kekalahan. Lebih buruk lagi, mereka hanya meraih satu poin dari tiga laga kandang terakhir.
Baca Juga:Massimo Moratti: Ibrahimovic Tidak Merasa Cocok dengan Messi Ditonton Raja Salman, Theo Hernandez Bantu Inzaghi Raih Gelar Perdana di Arab Saudi
Posisi Milan di klasemen kini semakin terancam. Mereka tidak hanya disalip Juventus dalam perebutan posisi tiga besar, tetapi juga kini memiliki poin yang sama dengan AS Roma di peringkat keempat.
Milan memang masih unggul rekor pertemuan, tetapi tekanan semakin besar karena Como 1907 hanya terpaut dua poin di belakang mereka.
Situasi semakin sulit karena Milan akan kehilangan beberapa pemain penting pada laga berikutnya melawan Genoa.
Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, dan Pervis Estupinan dipastikan absen akibat akumulasi kartu.
Sementara itu, kemenangan besar ini membuat Atalanta mengamankan posisi ketujuh klasemen.
Jika Inter Milan berhasil memenangkan Coppa Italia, maka Atalanta dipastikan lolos ke UEFA Conference League musim depan.
Legenda Milan, Alessandro Costacurta, menilai tim asuhan Rossoneri kini mulai kehabisan energi dan mental bertanding di momen krusial musim ini.
Menurut Costacurta, performa buruk Milan bukan hanya terjadi saat menghadapi Atalanta, tetapi sudah terlihat sejak laga melawan Udinese, Juventus, dan Sassuolo.
