Tanpa Medsos, Jemaah Mengalir: Strategi Sunyi H Asep Yana Jadi Agen Travel Umrah di Tasik Berbuah Xpander

strategi marketing travel umrah
H Asep Yana saat menerima kunci mobil Xpander dari Direktur PT Taza Mulia Barokah (Taza Tours), Hj Nina Yuliani SPdI, Minggu (26/4/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Di tengah riuh promosi digital dan perang diskon biro perjalanan, ada jalan sunyi yang justru berbuah ramai.

Ustadz H Asep Yana dari Miftahul Huda 3 Cibeureum memilih tidak beriklan. Tak ada brosur, tak ada media sosial (medsos) . Namun, jemaah tetap datang—mengalir, bahkan lintas daerah.

“Dua niat saya sederhana: mewakafkan tenaga dan ilmu. Umrah itu ibadah, jadi yang dibawa bukan sekadar paket, tapi pemahaman,” ujar Asep, menegaskan fondasi pelayanannya, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga:Kopi Biji Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Ledakan Kafe Picu Optimisme Ekonomi KreatifHalal Bihalal Kwarcab Pramuka Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Kebersamaan dan Pengabdian

Asep yang ditemui usai menerima hadiah satu unit Xpander dari PT Taza Mulia Barokah di Jalan Letjen Mashudi Cibeureum, dirinya tak pernah memasang target jumlah keberangkatan.

Dalam setahun, kadang ia membersamai jemaah hingga lima kali. Untuk agenda terdekat, keberangkatan 13 Juli ini sudah diisi sekitar 35 orang, berasal dari Tasikmalaya, Bandung, hingga Ciamis. Sebagian besar, kata dia, adalah “alumni”—jemaah lama yang kembali atau merekomendasikan keluarga.

Di sinilah “marketing sunyi” bekerja. Bukan dari gawai, melainkan dari rasa puas. “Jemaah yang pernah berangkat itu jadi iklan berjalan. Kalau mereka nyaman, bahagia, ya mereka cerita,” tuturnya.

Ia menyebut, keluhan nyaris tak terdengar, bahkan saat fasilitas tak selalu dekat. “Yang penting ibadahnya terasa.”

Ungkapan yang ia pegang, Dilalatul hal awla min dilalatil maqol —teladan perbuatan lebih kuat daripada kata-kata—menjadi napas strategi. Sederhana, tapi menohok di tengah industri yang kerap bising promosi.

“Alhamdulillah hadiah ini adalah berkah. Akan saya pergunakan semanfaat mungkin untuk mengantar jemaah serta keperluan pesantren.

Di sisi lain, Direktur PT Taza Mulia Barokah (Taza Tours), Hj Nina Yuliani SPdI, justru mempertegas pendekatan berbasis pelayanan.

Baca Juga:Korsleting Listrik Bakar Empat Rumah di Yudanegara Kota TasikmalayaPolisi di Kota Tasikmalaya Tebar Pesan Humanis saat Nobar Persib vs Arema

Pihaknya memberi apresiasi berupa satu unit mobil kepada mitra yang dinilai loyal dan total merawat jemaah—dari pendaftaran hingga pasca-ibadah.

“Ini bukan sekadar hadiah, tapi bentuk syiar. Kiai yang berdakwah jangan sampai ‘kehujanan’. Kita ingin semua yang melayani jemaah juga merasakan kenyamanan,” tuturnya.

0 Komentar