TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Laga panas antara Persib Bandung kontra Arema FC pada pekan ke-29 Liga 1 2025/2026 tak hanya jadi penentu di papan atas, tapi juga menjelma jadi panggung kebersamaan di Tasikmalaya.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026) malam, disambut meriah lewat nonton bareng (nobar) yang diinisiasi Polres Tasikmalaya Kota di halaman Mapolres.
Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto, menyebut antusiasme warga di luar ekspektasi. Ribuan pasang mata larut dalam atmosfer stadion, meski hanya lewat layar lebar. Sorak-sorai, doa, hingga celetukan khas bobotoh, menyatu dalam satu frekuensi: Persib harus menang.
Baca Juga:358 Petinju Adu Jotos di Boxing Van Java Tasikmalaya, Ring Jadi Penawar TawuranCing Eling Jadi Alarm Moral Persit Kodim 0612 Tasikmalaya, Dari Rutinan Jadi Refleksi Hidup
“Ini bukan sekadar nobar. Kami ingin masyarakat melihat polisi dari sisi yang lebih hangat. Polisi itu punya hati, bukan sekadar seragam,” ujarnya, disambut riuh penonton.
Ia menegaskan, kegiatan bertajuk “Polisi Sahabat Masyarakat” itu menjadi cara sederhana untuk meruntuhkan jarak yang selama ini terasa kaku.
Di tengah stereotip aparat yang kerap dianggap dingin, malam itu justru penuh canda, kopi hangat, dan bala-bala yang jadi saksi cairnya hubungan.
“Tong sieun ka kantor polisi. Di sini terbuka untuk semua. Kita ini dulur,” tambahnya, diselingi guyonan khas Sunda yang mengundang tawa.
Di sisi lain, laga Persib kontra Arema memang sarat kepentingan. Maung Bandung tengah menjaga puncak klasemen, sementara setiap poin di pekan-pekan akhir ibarat emas yang tak boleh tercecer. Aroma balas dendam dari putaran pertama pun menambah panas tensi pertandingan.
Namun di Tasik, tensi itu berubah jadi energi kolektif. Nobar bukan sekadar menonton, tapi merawat rasa memiliki. Dari anak muda, ibu-ibu, hingga tokoh masyarakat, semua larut dalam satu warna: biru.
Kapolres pun berharap kegiatan serupa bisa terus digelar, bahkan hingga laga final. “Kalau Persib juara, kita rayakan sama-sama di Tasik,” katanya.
Baca Juga:Kolam Dikuras, Ikan Raib: Aksi Senyap Maling di Mangkubumi TasikmalayaKasus Dugaan Asusila Tukang Bakso di Kota Tasikmalaya Masih pendalaman, Polisi Periksa 5 Saksi
Di tengah hiruk pikuk sepak bola yang kadang memecah, malam itu justru jadi pengingat: bola bisa menyatukan, bahkan di halaman kantor polisi.
Sementara itu hasil pertandingan sendiri hingga berita ini tayang skor masih imbang 0-0 hingga menit 90. (rezza rizaldi)
