BANJAR, RADARTASIK.ID – Sejumlah penyuluh pertanian di Kota Banjar mendapat pembinaan dari Penyuluh Ahli Utama Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi MAgr.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Banjar, Yoyon Cuhyon, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan motivasi para penyuluh pertanian di daerahnya.
“Prof Dedi Nursamsyi memberikan arahan, motivasi dan penguatan kapasitas para penyuluh di kota banjar,” ucapnya, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga:Gaji Selamat, Pelayanan Tamat!Uriarte Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 4 Klasemen Kejuaraan Dunia Moto3
Menurut Yoyon, penguatan kapasitas dilakukan untuk membekali penyuluh dengan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan sektor pertanian saat ini, seperti literasi digital, pertanian presisi, dan kemampuan komunikasi yang efektif.
Peningkatan kompetensi tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (bimtek), pelatihan tematik, hingga kolaborasi langsung di lapangan bersama masyarakat.
“Tujuannya, guna mendukung penyampaian informasi tentang pertanian yang lebih adaptif kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain penguatan kapasitas, para penyuluh juga mendapat pembekalan peningkatan literasi digital melalui pelatihan penggunaan berbagai aplikasi dan platform digital, termasuk smartphone dan perangkat pendukung lainnya.
Pembekalan itu diharapkan membuat para penyuluh lebih proaktif dalam menyebarluaskan informasi pertanian secara cepat dan efisien kepada masyarakat.
“Para penyuluh juga dituntut melek teknologi digital, tidak hanya memberikan penyuluhan tapi juga harus proaktif melalui media sosial dengan baik dan bijak,” ujarnya.
Setelah kegiatan pembinaan, Prof Dedi bersama jajaran DKPPP Kota Banjar meninjau kegiatan petani milenial di Pondok Pesantren Bustanul Ulum dan Putra Galuh Farm di Kecamatan Pataruman. (Anto Sugiarto)
