Uriarte Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 4 Klasemen Kejuaraan Dunia Moto3

Veda ega pratama
Veda Ega Pratama, pebalap dunia kelas Moto3 asal Wonosari, Gunung Kidul, Jogjakarta.
0 Komentar

JAKARTA, RADARTASIK.ID – Menjelang gelaran balap seri Hungaria, penggemar balap Moto3 disuguhkan data mengejutkan. Brian Uriarte dari KTM Ajo dinyatakan diskualifikasi dari Moto3 seri Catalunya yang digelar dua pekan lalu. Informasi itu disampaikan penyelenggara di situs resmi MotoGP pada Kamis, 4 Juni 2026.

Setelah dilakukan pengecekan mendalam lewat hasil lab, KTM disanksi karena menggunakan oli di luar ketentuan yang ditetapkan penyelenggara. Standar oli yang diharuskan adalah Repsol, namun KTM menggunakan oli berbeda saat Uriarte balapan di seri Catalan.

Sanksi ini berimbas pada dihapusnya poin Uriarte yang semula menduduki posisi 4 saat di Catalunya. Dia sempat memimpin klasemen Rookie of The Year sebelum mendapat sanksi dan menempati urutan 4 pada klasemen kejuaraan dunia Moto3.

Baca Juga:BREAKING NEWS! SPPG Mulyasari Tamansari Kota Tasikmalaya Mendadak Berhenti Operasional, Tak Ada Batas WaktuTersangka Korupsi MBG Atur Verifikasi SPPG Hingga Mark Up Pengadaan Motor Listrik dan Sepatu

Dengan dihapusnya poin Uriarte, pebalap Moto3 Honda Team Asia asal Gunung Kidul, Jogjakarta, Veda Ega Pratama, naik satu tingkat menjadi urutan 4 di klasemen Kejuaraan Dunia Moto3 dan jadi pemimpin klasemen untuk kategori Rookie of The Year 2026 dengan perolehan 67 poin. Uriarte turun satu tingkat di bawah Veda dan diikuti pebalap Malaysia, Hakim Danish.

Informasi ini jadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Moto3 di media sosial. Khususnya para penggemar Indonesia yang sangat mengelu-elukan Veda Ega Pratama.

Pebalap Honda Team Asia ini mampu tampil konsisten pada setiap seri balapan. Meski baru sekali naik podium dari 7 seri yang diikuti, namun anak dari mantan pebalap nasional Sudarmono ini selalu mampu finish di 10 besar dan mengumpulkan poin. Ia hanya gagal di seri Amerika Serikat karena mengalami kecelakaan.

Pada seri Catalunya, Veda tampil impresif dengan menyodok posisi di detik-detik akhir. Start dari P20, Veda mampu finish di P8. 12 pebalap ia lampui. Hal ini membuktikan bahwa Veda bukan datang untuk jadi pelengkap, tapi ancaman untuk dominasi para pebalap Eropa. (red)

0 Komentar