AMM Dukung Burhanudin Muslim, Sinyal Kuat Perebutan KNPI Tasikmalaya

dukungan AMM untuk Burhanudin Muslim KNPI Tasikmalaya
Deklarasi dukungan AMM kepada Burhanudin Muslim, S.H, Selasa (21/4/2026) malam. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Peta dukungan menuju kursi Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya mulai terang benderang.

Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Tasikmalaya resmi mendeklarasikan dukungan kepada Burhanudin Muslim, S.H untuk periode 2026–2029—sebuah manuver yang bukan sekadar seremoni, tapi sinyal politik kepemudaan yang kian mengeras.

Deklarasi ini melibatkan barisan organisasi otonom Muhammadiyah: PD Pemuda Muhammadiyah, PC IMM, PD Nasyiatul Aisyiyah, PD IPM, Kwarda Hizbul Wathan, hingga DPK KNPI Puspahiang.

Baca Juga:Gugatan Balik PPP Jawa Barat! Sinyal Tegas Jaga Kendali Partai, DPC Jangan Ikut LarutKuasa Hukum Minta Kasus Pedagang Bakso di Kota Tasikmalaya Bebas Tekanan Medsos

AMM menyebut dukungan tersebut sebagai langkah kolektif untuk mendorong arah gerakan pemuda yang lebih inklusif, kolaboratif, dan—setidaknya di atas kertas—berorientasi pada kemaslahatan.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Ihsan Abdussami, menegaskan dukungan ini bukan sekadar “tiket politik organisasi”.

Ia menyebutnya sebagai bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar di ranah kepemudaan.

“Ini bukan hanya dukungan, tapi ikhtiar menghadirkan kepemimpinan yang jelas arah dan gagasannya. Pemuda butuh bukan sekadar panggung, tapi kompas,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

AMM juga mengusung konsep Tasikmalaya EPIC (Energi Pemuda Inklusif Cerdas)—sebuah jargon yang diharapkan tak berhenti jadi slogan.

Konsep ini diklaim sejalan dengan semangat #TasikBeres, dengan penekanan pada keilmuan, akhlak, dan kemajuan.

Ketua PC IMM Kabupaten Tasikmalaya, Muhamad Miqdar Nurdin, menambahkan bahwa deklarasi ini harus dibaca sebagai konsolidasi strategis, bukan sekadar barisan dukungan yang ramai di awal tapi sepi di akhir.

Baca Juga:Ini Peran 4 Tersangka Penganiayaan Pedagang Bakso di Kota Tasikmalaya, Laporan Dugaan Asusila Terus DiprosesPolisi Tetapkan 4 Tersangka Penganiayaan Pedagang Bakso di Kota Tasikmalaya

“Pemuda tak bisa lagi berjalan parsial. Kalau masih sendiri-sendiri, yang kuat bukan gagasan, tapi ego sektoral,” katanya, menyindir pola lama yang kerap berulang.

Dalam dokumen deklarasi, AMM juga menyoroti pekerjaan rumah klasik: implementasi Perda Kepemudaan yang kerap mandek di tataran wacana.

Selain itu, dorongan untuk menuntaskan dan mengoptimalkan Gedung Pemuda kembali mengemuka—bangunan yang lebih sering jadi simbol ketimbang pusat gerakan.

Tak ketinggalan, AMM menekankan pentingnya gerakan kepemudaan berbasis religius-islami.

Bukan hanya cerdas secara intelektual, tapi juga punya integritas moral—sebuah kombinasi ideal yang sering diucapkan, namun tak selalu mudah diwujudkan.

0 Komentar