Wisuda 148 Mahasiswa, UBK Tasikmalaya Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

Wisuda UBK Tasikmalaya
Senat bersama Ketua Yayasan Adhi Guna Kencana, Rektor UBK, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Ketua HIPMI dan dosen berprestasi foto bersama. (Dok. UBK PSDKU Tasikmalaya)
0 Komentar

Di luar penguatan kompetensi lulusan, UBK juga mengembangkan kontribusi perguruan tinggi melalui penelitian dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui program Hibah Kosabangsa yang berfokus pada pemanfaatan potensi lokal untuk mendukung perbaikan gizi keluarga dan penguatan ekonomi desa.

Program tersebut berangkat dari penelitian dosen UBK, Bidan Maria Ulfah Jamil SST MTrKeb, melalui proposal berjudul Kampung CocoNut-RI: Hilirisasi Kelapa Lokal sebagai Pangan Bergizi Keluarga dan Penggerak Ekonomi Desa Rawan Stunting.

Program yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya tersebut mengangkat pemanfaatan kelapa lokal sebagai sumber pangan bergizi sekaligus peluang ekonomi masyarakat.

Baca Juga:148 Lulusan UBK Tasikmalaya Diwisuda, Siap Mengabdi di Dunia KesehatanWKP Geothermal Galunggung Ditetapkan Sejak 2014, Target Investasi Rp4,4 Triliun

Ketua Pelaksana Wisuda, Ners Pipit Sri Mulyati SKep MKep, mengatakan, kegiatan tersebut juga diisi pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi. Pengambilan sumpah bagi lulusan kebidanan dan profesi ners menjadi bagian dari persiapan menjalankan tanggung jawab profesional.

“Harapannya, para lulusan dapat meraih kesuksesan dan mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, serta ramah dalam memberikan pelayanan. Sementara itu, lulusan kelas reguler diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi,” tuturnya.

UBK juga mencatat kiprah lulusan yang bekerja di sejumlah negara serta kontribusi dosen dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi di jurnal internasional. Hal tersebut sejalan dengan slogan UBK, yakni “Kesehatan Kami untuk Negeri dan Dunia”.

Sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga turut menghadiri wisuda tersebut, di antaranya Ketua Yayasan Bhakti Kencana A. Mulyana, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Ketua HIPMI Kabupaten Tasikmalaya, serta perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra menilai, peluang kerja bagi lulusan tenaga kesehatan perlu diimbangi dengan perluasan kesempatan usaha. Menurut dia, bertambahnya lulusan baru harus dihadapi dengan upaya membuka lapangan usaha agar mereka memiliki lebih banyak pilihan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kesempatan kerja itu harus selaras dengan kesempatan usaha. Mudah-mudahan ke depannya, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bisa mempermudah orang untuk membuka usaha sendiri dalam bentuk apa pun, termasuk di bidang medis dan sosial,” ujar Diky. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar