Sindiran tersebut bukan kebetulan.
Atletico sengaja menggunakan printer, perangkat yang baru saja digunakan Mourinho dalam konferensi pers untuk mencetak dan menunjukkan gambar dua pelanggaran yang menurutnya seharusnya mendapatkan hukuman lebih berat.
Dengan demikian, Atletico mengambil simbol yang digunakan Mourinho untuk mengkritik wasit dan menjadikannya bahan sindiran balik.
Pesan tersebut juga merujuk pada apa yang dianggap Atletico sebagai tekanan berlebihan terhadap perangkat perwasitan.
Baca Juga:Allegri Murka di Napoli: Ruang Ganti Memanas, Masa Bulan Madu Telah BerakhirLegenda Inter Milan Sindir Fans Juventus: Kami Tak Akan Pernah Membelakangi Mazzola
Klub berjuluk Los Colchoneros itu memang bukan pertama kalinya menggunakan media sosial untuk memberikan respons bernada sindiran.
Tim media sosial Atletico sebelumnya juga pernah membuat unggahan serupa dalam situasi bursa transfer, termasuk terkait saga Julian Alvarez dan Barcelona.
Pertandingan di Riyadh Air Metropolitano memang telah berakhir dengan skor 2-1 untuk Atletico Madrid, tetapi perseteruan justru berlanjut di luar lapangan.
Mourinho memilih membawa dua lembar foto ke ruang konferensi pers untuk menunjukkan insiden yang menurutnya luput dari hukuman wasit.
Atletico kemudian menjawab dengan cara yang tak kalah kreatif: menggunakan printer yang sama sebagai senjata sindiran.
Derby Madrid kali ini pun tidak hanya meninggalkan skor 2-1, tetapi juga perang sindiran antara Mourinho dan Atletico Madrid yang berlanjut di media sosial.
