TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 14 peserta didik dari sekolah dasar (SD) mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Manonjaya. Mereka bersaing dalam ajang yang menjadi tahapan seleksi untuk menentukan perwakilan Kecamatan Manonjaya pada FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut digelar di SDN 1, 2, 3 Gedung Pramuka Kecamatan Manonjaya, Rabu (16/9/2026), dengan melibatkan peserta didik dari sekolah dasar di wilayah Kecamatan Manonjaya.
Dari 28 SD yang berada di Kecamatan Manonjaya, sebanyak 14 peserta mengikuti seleksi tingkat kecamatan tersebut.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
Kepala SDN 5 Manonjaya, Ai Indrayani, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan pengurus Kelompok Belajar Kepala Satuan Pendidikan (KBKSP) sekaligus penanggung jawab FTBI Kecamatan Manonjaya, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses seleksi sebelum peserta melangkah ke tingkat kabupaten.
“Sebanyak 14 peserta yang ikut lomba ini berasal dari 28 SD yang ada di Kecamatan Manonjaya,” ujarnya.
Menurut Ai, peserta yang mengikuti FTBI tingkat kecamatan nantinya akan diseleksi untuk menentukan perwakilan Manonjaya pada ajang FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya.
Selain menjadi ajang kompetisi, FTBI tingkat kecamatan juga menjadi ruang bagi sekolah untuk memetakan dan mengembangkan potensi peserta didik di bidang bahasa dan sastra daerah. Kemampuan tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada perlombaan, tetapi terus dibina melalui pendampingan di lingkungan sekolah.
FTBI juga menjadi salah satu wadah untuk mengenalkan sekaligus melestarikan bahasa dan budaya daerah kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik mendapat kesempatan mengasah kemampuan berbahasa sekaligus mengenal kekayaan sastra dan budaya daerah.“Melalui kompetisi di lingkungan sekolah, peserta didik tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berbahasa, tetapi juga mengenal kekayaan sastra dan budaya yang berkembang di daerahnya,” katanya.
Ai menambahkan, hasil seleksi tingkat kecamatan akan menjadi dasar untuk menentukan peserta yang berhak membawa nama Kecamatan Manonjaya pada FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya.
Dengan demikian, FTBI Kecamatan Manonjaya tidak sekadar menjadi perlombaan tingkat wilayah. Kegiatan tersebut menjadi tahap awal untuk menjaring sekaligus menyiapkan peserta terbaik agar mampu melanjutkan kompetisi pada tingkat kabupaten.
