Karena itu, ia mengajak BKPRMI, Kementerian Agama, MUI, DKM, lembaga pendidikan, keluarga dan masyarakat untuk bersama-sama mendampingi anak-anak yang mulai menjauh dari sekolah maupun kehilangan lingkungan pergaulan yang sehat. “Saya berharap kegiatan remaja masjid dapat semakin hidup sampai tingkat kecamatan dan kelurahan,” katanya.
Menurut Viman, kegiatan pembinaan dapat dikembangkan melalui literasi digital, kreativitas, kepemimpinan, kewirausahaan, keterampilan, olahraga, seni hingga aktivitas sosial.
Ia berharap BKPRMI terus menjadi mitra strategis Pemkot Tasikmalaya dalam menjaga generasi muda. Terlebih, Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga jujur, tangguh dan peduli.
Baca Juga:Kadin Mempersatukan Tiga Orang yang Dulu Berbeda, Kini Menjadi Satu Meja!Ketua dan Sekretaris SC Mukota Kadin Kota Tasikmalaya Pamit !
“Dari masjid, kita ingin lahir anak muda yang membawa nilai agama ke dalam pendidikan, pekerjaan, usaha, teknologi, dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(Firgiawan)
