Lahan Seluas 3 Hektare di Bukit Tegal Malaka Garut Terbakar

Kebakaran lahan
Petugas Disdamkar Kabupaten Garut saat melakukan pemadaman kebakaran lahan. (Damkar Garut)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Kebakaran lahan seluas kurang lebih 3 hektare terjadi di kawasan Bukit Tegal Malaka, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin 14 September 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadisdamkar) Kabupaten Garut Usep Basuki Eko menjelaskan, laporan kejadian diterima petugas pusat komando pada pukul 12.49 WIB.

Ia mengatakan tim dari Markas Komando Patriot langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Baca Juga:PGRI Kota Banjar Ingatkan Guru Agar Tak Terjebak Pinjaman Ilegal dan JudolDorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan Provinsi

“Laporan kami terima pada pukul 12.50 WIB armada langsung diberangkatkan, penanganan dilakukan sesegera mungkin sebelum api merembet ke area pemukiman atau warung-warung warga di sekitar bukit,” ucapnya, Selasa 15 September 2026.

Berdasarkan data laporan resmi kegiatan pemadaman, peristiwa yang terjadi pada Senin 14 September 2026 ini menghanguskan area lahan seluas 3 hektare.

Kendati penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui, saksi di sekitar lokasi sempat melihat api mendadak membesar dan dikhawatirkan merembet ke warung-warung warga di sekitar Bukit Tegal Malaka.

Proses pemadaman dan pendinginan yang melibatkan 2 unit kendaraan pemancar serta 5 personel regu 1.

“Total durasi pemadaman memakan waktu selama 182 menit, terhitung sejak operasi dimulai pukul 12.58 WIB hingga dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WIB,” katanya.

Usep Basuki Eko mengapresiasi sinergi lintas instansi dan elemen masyarakat yang bahu-membahu di lapangan.

Operasi pemadaman tersebut turut dibantu oleh unsur BPBD, TNI, Polri, pihak Kecamatan Tarogong Kaler, PMI, BKSDA, serta warga setempat.

Baca Juga:Kawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan SementaraPenerangan Jalan Umum Mati, Jalur RTA Prawira Adiningrat Tasikmalaya Dinilai Rawan Kecelakaan

Berkat kerja sama solid ini, dipastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa, dengan nihil kerugian nilai aset bangunan.

Menyikapi insiden ini, Kadisdamkar Garut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah musim kemarau.

Ia mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan atau meninggalkan potensi titik api yang dapat memicu kebakaran lahan skala besar.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Garut untuk lebih waspada dan tidak sembarangan membakar sampah atau membuang puntung rokok di area lahan terbuka. Kondisi cuaca saat ini sangat rentan memicu perambatan api yang cepat,” pungkasnya. (Agi Sugiana)

0 Komentar