Sedangkan di Kecamatan Purbaratu, distribusi dilakukan ke Kelurahan Sukanganara, Singkup, Purbaratu, Sukajaya, Sukamenak dan Sukarjaya.
Budi menyampaikan, penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan oleh BPBD. Distribusi air bersih dapat berjalan karena adanya dukungan dari berbagai pihak.
“Kolaborasi ini sangat membantu, karena kebutuhan masyarakat terhadap air bersih cukup tinggi,” ujar Budi.
Baca Juga:Kadin Mempersatukan Tiga Orang yang Dulu Berbeda, Kini Menjadi Satu Meja!Ketua dan Sekretaris SC Mukota Kadin Kota Tasikmalaya Pamit !
Budi memastikan BPBD masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan. Setiap laporan mengenai kebutuhan air bersih akan menjadi bahan untuk menentukan titik distribusi berikutnya.
“Kami tetap melakukan pemantauan. Kalau ada wilayah yang membutuhkan dan sudah dilaporkan, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan,” katanya
Ia menambahkan, distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih mengalami kesulitan memperoleh sumber air
“Prinsipnya, selama masih ada masyarakat yang membutuhkan air bersih akibat kekeringan, kami akan terus berkoordinasi dan melakukan penyaluran,” pungkas Budi. (ujg)
