“Kalau untuk kontes ternak ini diselenggarakan lokal, jadi peternak yang hanya di Kabupaten Garut saja yang ikut,” katanya. SKDG sifatnya terbuka. Peserta berasal dari Sumedang, Pangandaran, Bandung.
Rangkaian kontes ternak dilaksanakan selama Sabtu, sedangkan seni ketangkasan dilanjutkan hingga Minggu untuk kategori Kelas A dan B.
Mewakili para peternak dan DPC HPDKI Garut, ia berharap kegiatan tahunan tersebut dapat terus berlanjut.
Baca Juga:PGRI Kota Banjar Ingatkan Guru Agar Tak Terjebak Pinjaman Ilegal dan JudolDorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan Provinsi
Menurutnya, kegiatan ini turut berdampak terhadap harga jual domba unggulan yang dapat mencapai ratusan juta rupiah.
“Bahkan ada domba Raja Kasep itu sampai menembus harga 250 juta, 300 juta, apalagi kalau sudah tangkas, ada kemarin itu yang memang tangkasnya bagus, kemudian dombanya betul-betul bagus kasep itu sampai terjual sampai 400 juta,” katanya. (Agi Sugiana)
