Tetapi kalau memang tukangnya harus pulang karena ada urusan yang lebih penting, pekerjaan tetap harus diselesaikan. Itulah ujian berikutnya.
Mukota V bukan lagi sekadar mencari siapa ketua Kadin berikutnya. Ia sedang mencari jawaban atas pertanyaan yang lebih sederhana: siapa yang masih mau berdiri ketika kursi mulai kosong?. (red)
