19 Tahun Plaza Asia Tasikmalaya, Menjaga Eksistensi di Tengah Perubahan

Plaza Asia Tasikmalaya
Board of Director Plaza Asia, Tjong Djoen Mien saat potong kue bersama para karyawan dalam acara perayaan HUT ke-19, Senin, (7/9/2026). (Fitriah Widayanti/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Plaza Asia Tasikmalaya menandai perjalanan 19 tahunnya dengan perayaan bernuansa rock and roll di Atrium Plaza Asia, Senin (7/9/2026). Para karyawan turut tampil dengan gaya busana dominan warna hitam, mulai dari kaus dan outer hingga celana atau rok panjang yang dipadukan dengan aksesoris bernuansa rock.

Tak hanya menghadirkan suasana perayaan, momentum hari jadi tersebut juga dimanfaatkan Plaza Asia untuk berbagi dan memberikan apresiasi kepada para karyawannya. Semangat berbagi diwujudkan melalui aksi donor darah yang digelar bersama PMI Kota Tasikmalaya, sementara apresiasi diberikan kepada karyawan yang telah menunjukkan dedikasi selama bekerja di pusat perbelanjaan tersebut.

Apresiasi itu salah satunya diberikan dalam bentuk hadiah umrah bagi karyawan yang dinilai telah menunjukkan pengabdian selama bekerja di Plaza Asia. Tahun ini, hadiah umrah diterima Tenti Trisnayanti, bagian dari MD Fashion, dan Enceng yang bertugas di Gudang Building.

Baca Juga:Dianugerahi Gelar Kanjeng Raden Haryo dari Keraton Surakarta, Aktivis KAHMI Hendriyanto Attan Sampaikan PesanBukan Sekadar Souvenir, BPJS Ketenagakerjaan Banjar Hadirkan Pelayanan Spesial di Hari Pelanggan

Board of Director Plaza Asia, Tjong Djoen Mien, pria yang akrab disapa Ko Acong, mengatakan keberlangsungan Plaza Asia Tasikmalaya hingga saat ini menjadi hal yang patut disyukuri, terlebih di tengah perubahan bisnis ritel dan pola belanja masyarakat.

“Kita sangat-sangat bersyukur 19 tahun seperti sekarang dan setahun lagi dua dekade, kita masih bisa survive, masih bisa eksis di Tasik, masih disukai dan masih banyak pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan, di balik keberlangsungan tersebut, manajemen masih menghadapi tantangan untuk menjaga roda bisnis tetap berjalan. Pria yang akrab disapa Ko Acong itu mengungkapkan bahwa kondisi pasar yang dihadapi Plaza Asia saat ini membuat pengelola harus bekerja lebih keras dalam mempertahankan operasionalnya.

“Pertumbuhan kita setelah covid itu tidak sebagus sebelum covid. Pertumbuhan kita landai aja, tapi cost kita naik terus. Kita benar-benar harus berusaha bagaimana pun juga untuk mempertahankan kita masih bisa jalan,” ujarnya.

Tantangan itu pula yang mendorong Plaza Asia untuk terus menyesuaikan diri dengan perubahan pasar. Di antaranya dengan melakukan sejumlah strategi dilakukan antara lain melalui pemasaran secara digital serta pemilihan tenant yang mengikuti tren dan minat masyarakat.

0 Komentar