TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Peningkatan capaian Test Kemampuan Akademik (TKA) peserta didik SMK didorong melalui penguatan kompetensi guru. Sebanyak 122 guru Bahasa Inggris SMK dari berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti Pelatihan Peningkatan TKA Guru Vokasi Bahasa Inggris di Universitas Perjuangan Tasikmalaya (Unper), Kamis (3/9/2026).
Pelatihan yang digagas MGMP Bahasa Inggris SMK Jawa Barat tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi dinamika pembelajaran Bahasa Inggris sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menyiapkan peserta didik menghadapi TKA.
Mengusung tema “Mewujudkan Bahasa Inggris Vokasi yang Adaptif, Inovatif dan Berdaya Saing dalam Meningkatkan Capaian Test Kemampuan Akademik (TKA)”, kegiatan tersebut menekankan pentingnya kemampuan guru beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan pendidikan vokasi.
Baca Juga:DPRD Jabar Bahas PAPBD 2026, NasDem Soroti Penurunan Pendapatan hingga Rencana Utang Rp3,4 TriliunDemokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan Kemerdekaan
Para peserta berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat, mulai dari Majalengka, Kuningan, Garut, Cianjur, Cirebon, Pangandaran, Banjar, Ciamis, Kota Tasikmalaya hingga Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII serta Wakil Rektor II Universitas Perjuangan Tasikmalaya.
Ketua Pelaksana Pelatihan, Anisa Mahendrawati, M.Pd., Gr., mengatakan pelatihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap TKA, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman, strategi pembelajaran dan praktik baik yang telah diterapkan di sekolah.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi, dan membangun jejaring antarguru Bahasa Inggris SMK se-Jawa Barat,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).
Menurut Anisa, peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris harus diikuti kemampuan guru dalam membaca perubahan serta kebutuhan peserta didik. Karena itu, orientasi pembelajaran tidak semestinya hanya diarahkan pada pencapaian hasil tes.
Ia menegaskan, siswa perlu memiliki bekal yang lebih luas agar mampu menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Let us not only prepare our students to pass the test, but to face the future with confidence, competence and courage. Together we learn, we innovate, and we inspire,” tegasnya.
Baca Juga:Sembilan Atlet Pasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Bawa Pulang 9 Medali dari Kejurnas di Kota BekasiGelorakan Gerakan Langit Biru, Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Bersihkan Jalan dan Tanam Puluhan Pohon
Melalui pelatihan tersebut, peningkatan kompetensi guru diharapkan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di SMK. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan turut meningkatkan capaian TKA sekaligus memperkuat kesiapan peserta didik menghadapi pendidikan lanjutan maupun dunia kerja.
