Karena Tak Ada SPBU di Langkaplancar Pangandaran, Pertamina Anjurkan Pembelian BBM Lokasi-lokasi Ini

Bbm warga langkaplancar pangandaran, pertamina
Ilustrasi AI/chatGPT
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Mengingat tidak adanya SPBU di Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memberikan beberapa rekomendasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah sekitar dengan estimasi jarak 21-23km.

Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, mengatakan Pertamina telah melakukan pengecekan terkait kondisi ketersediaan BBM bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Berdasarkan hasil pengecekan, masyarakat di wilayah Langkaplancar masih dapat memperoleh BBM melalui SPBU dan Pertashop yang berada di wilayah Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Ciamis,” kata Reno.

Baca Juga:Anak Muda Wafat, Organisasi Pemuda Masih Rapat!Maulid yang Menunggu Wali Kota!

Ia menjelaskan, sejumlah SPBU yang dapat menjadi akses masyarakat di sekitar Desa Karangkamiri di antaranya SPBU 34.463.15 Kertahayu, Pamarican, Kabupaten Ciamis, dengan jarak sekitar 21 kilometer.

Kemudian SPBU 34.463.03 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, berjarak sekitar 28 kilometer, serta SPBU 34.463.06 Parigi, Kabupaten Pangandaran, dengan jarak sekitar 23 kilometer.

Selain SPBU, masyarakat juga dapat memperoleh BBM melalui sejumlah Pertashop. Di antaranya Pertashop 3P.46303 Cigugur, Kabupaten Pangandaran, yang berjarak sekitar 19 kilometer dan Pertashop 3P.46323 Sidamulih, Kabupaten Ciamis, dengan jarak sekitar 23 kilometer.

“Untuk ketersediaan produk BBM pada masing-masing lembaga penyalur menyesuaikan dengan jenis produk yang disalurkan,” ujarnya.

Reno menambahkan, untuk kebutuhan BBM sektor pertanian, masyarakat tetap dapat memperoleh BBM melalui mekanisme surat rekomendasi dari dinas terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pertamina Patra Niaga, lanjut dia, juga terus berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan Pemerintah Daerah setempat untuk memonitor kondisi kebutuhan BBM masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi BBM dan terus melakukan monitoring terhadap stok serta penyaluran di seluruh lembaga penyalur,” kata Reno.(Rangga Jatnika)

0 Komentar