PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Pangandaran AirShow 2026 disebut-sebut bukan sekadar event pariwisata. Di samping hiburan dan rekreasi, masyarakat dikenalkan dengan dunia kedirgantaraan.
Event yang digagas oleh Susi Pudjiastuti ini menampilkan puluhan pesawat, di Lapangan Beach Strip Pamugaran, dari tanggal 4 sampai 6 September 2026. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga turut hadir dan. mendukung penyelenggaraan Pangandaran AirShow 2026 menjadi agenda tahunan di Kabupaten Pangandaran.
Ia bahkan memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memberikan dukungan terhadap event kedirgantaraan tersebut.
Baca Juga:Karena Tak Ada SPBU di Langkaplancar Pangandaran, Pertamina Anjurkan Pembelian BBM Lokasi-lokasi IniAnak Muda Wafat, Organisasi Pemuda Masih Rapat!
Dalam kesempatan itu, Dedi mengapresiasi Susi Pudjiastuti dan kelompok Susi Air yang menggagas kegiatan tersebut. Ia menyebut Susi sebagai Ratu Laut Kidul yang turut mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dunia kedirgantaraan.
“Hari ini saya datang untuk melihat, mengamati dan ikut mengembangkan Pangandaran AirShow yang diselenggarakan oleh Ibu Susi dan kelompok Susi Air,” ujarnya Sabtu (4/9/2026).
Menurutnya, Pangandaran AirShow tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Kegiatan itu memiliki makna penting dalam meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat mengenai dunia kedirgantaraan.
“Kegiatan ini memiliki makna bagi upaya peningkatan pemahaman wawasan kita terhadap kedirgantaraan,” katanya.
Mantan Bupati Purwakarta ini menilai Indonesia merupakan bangsa maritim sekaligus bangsa yang memiliki wilayah udara sangat luas. Tapi, menurutnya, cara pandang masyarakat terhadap kedua sektor tersebut masih terbatas. “Karena kita ini sebenarnya bangsa kelautan dan bangsa kedirgantaraan. Tetapi kedua-duanya cara pandang kita masih sangat terbatas,” ucapnya.
Ia kemudian menyinggung pentingnya memperkenalkan laut dan langit kepada generasi muda sejak dini. Menurut Dedi, anak-anak saat ini lebih banyak melihat lingkungan yang terbatas di sekitar rumah dibandingkan mengenal luasnya laut dan langit Indonesia.
“Anak-anak di lingkungan kita ini lebih banyak diberikan kolam ikan di rumah dibanding lautan yang luas. Lebih banyak melihat lalangit (atap rumah), dibanding langit,” ujarnya.
Baca Juga:Maulid yang Menunggu Wali Kota!Audiensi di DPRD Kota Tasikmalaya, Vendor Bongkar Boroknya Parkir
Makanya, Dedi berharap keberadaan Pangandaran AirShow dapat menjadi pintu bagi generasi muda, khususnya Gen Z di Jawa Barat, untuk mengenal lebih jauh dunia kedirgantaraan. “Semoga Bu Susi membawa kita semua, generasi muda Jawa Barat, Gen Z Jawa Barat untuk bisa memahami bahwa lautan kita sangat luas, udara kita jauh lebih luas,” ujarnya.
