Menurutnya, kesiapan sekolah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas, tetapi juga kompetensi guru dalam memberikan layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Kami juga memberikan pelatihan kepada guru untuk memberikan layanan pendidikan bagi penyandang disabilitas atau anak berkebutuhan khusus,” katanya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan inklusif membutuhkan kesiapan seluruh unsur sekolah. Terutama guru sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan peserta didik dalam proses pembelajaran. (riz)
