TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tasikmalaya melakukan takziah ke rumah duka korban aksi kekerasan di jalan raya, Kamis (3/9/2026).
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan datang bersama unsur DPRD, Polres Tasikmalaya Kota, Dinas Sosial (Dinsos), serta jajaran Pemkot Tasikmalaya.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus belasungkawa kepada keluarga korban.
Baca Juga:Remaja 16 Tahun Meninggal Usai Bentrok Geng Motor di Tasikmalaya, Polisi Kejar Jawaban dari Hasil AutopsiKarhutla Terus Mengintai Kota Tasikmalaya! Ilalang Kering dan Keterbatasan Air Jadi Ancaman
Viman menyampaikan, korban diketahui meninggal dunia pada Rabu (2/9/2026) setelah sebelumnya mendapat perawatan di rumah sakit.
“Insya Allah kita semua doakan almarhum husnulkhatimah dan ini menjadi hikmah bagi semua pihak, terutama bagi Pemkot dan Forkopimda Kota Tasikmalaya,” ujar Viman.
Menurut dia, kejadian tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Terlebih, informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait peristiwa tersebut cukup beragam.
Namun terlepas dari berbagai informasi yang beredar, Viman menegaskan korban merupakan warga Kota Tasikmalaya yang harus mendapat perhatian dan perlindungan.
“Berita yang simpang siur keberadaannya, apa pun beritanya, baik atau buruknya, yang pasti ini adalah warga Kota Tasikmalaya. Kita semua harus menjaga supaya aksi kekerasan di jalan raya ini bisa kita turunkan,” terangnya.
Viman mengatakan, Pemkot Tasikmalaya bersama Forkopimda telah melakukan koordinasi untuk meningkatkan pengamanan di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan terjadi aksi kekerasan.
Patroli akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota, Kodim, Satpol PP hingga Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Tak Sekadar Menjalani Hukuman, Warga Binaan Lapas Tasikmalaya Dapat Layanan Pendidikan dan Kesehatan Bayi Dibuang di Rumah Kosong Tasikmalaya, Polisi Kejar Jejak Pelaku
“Kita akan lebih meningkatkan patroli dan menjaga keamanan serta ketertiban di jalan raya,” tegasnya.
Selain memperkuat patroli, lanjut Viman, pemerintah bersama aparat akan memetakan titik-titik yang dianggap rawan terjadi aksi kekerasan.
Pemetaan tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah intervensi, termasuk peningkatan penerangan dan intensitas patroli.
“Kolaborasi antara Maung Galunggung Polres, Kodim, Pemkot, Satpol PP dan Dishub akan kita tingkatkan. Kita petakan titik-titik rawan kekerasan di jalan raya, kemudian ada tindak lanjut, baik penerangannya maupun patrolinya,” tuturnya.
Viman juga mengajak masyarakat tidak hanya menyerahkan persoalan keamanan kepada pemerintah dan aparat. Menurutnya, menjaga ketertiban merupakan tanggung jawab bersama.
