Pihak Kementerian Ekonomi Kreatif menyambut baik konsep tersebut. Kolaborasi pelayanan publik dengan promosi UMKM dinilai dapat memperluas dampak kegiatan pemerintah.
Tak hanya soal CKG dan UMKM, audiensi juga membahas identitas visual Hari Jadi Kota Tasikmalaya. Pemkot berencana menggelar sayembara desain logo Hari Jadi selama kurang lebih dua pekan.
Logo yang terpilih nantinya diharapkan mampu merepresentasikan karakter Kota Tasikmalaya dengan mengangkat unsur budaya, potensi daerah, produk unggulan dan ciri khas lokal.
Baca Juga:Maulid yang Menunggu Wali Kota!Audiensi di DPRD Kota Tasikmalaya, Vendor Bongkar Boroknya Parkir
Dengan demikian, identitas Hari Jadi tidak sekadar menjadi simbol kegiatan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari promosi daerah.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Tasikmalaya akan mematangkan kesiapan teknis CKG, berkoordinasi terkait pemenuhan peralatan, menyiapkan Bazar UMKM Lokal serta mempercepat finalisasi konsep dan identitas visual Hari Jadi Kota Tasikmalaya.
Harapannya, rangkaian Hari Jadi tahun ini mampu menyatukan pelayanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kreatif dan promosi potensi daerah dalam satu agenda yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(Firgiawan)
