220 Becak Listrik Bantuan Presiden Terparkir di Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya

becak listrik tasikmalaya
Bantuan becak listrik dari Presiden disimpan di kompleks Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (30/8/2026). (Diki Setiawan/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto diterima Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (30/8/2026). Ratusan becak tersebut sementara terparkir di halaman Wisma Haji, Kompleks Gedung Islamic Center (IC) Singaparna.

Bantuan tersebut akan disalurkan kepada pengemudi becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Tasikmalaya. Becak motor dan becak kayuh milik penerima nantinya akan diganti dengan becak listrik.

Kabid Angkutan Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya Asep Mulyadi mengatakan, Pemkab Tasikmalaya menerima 220 unit becak listrik dari pemerintah pusat.

Baca Juga:KKN Muhammadiyah Aisyiyah Kelompok 83 Gelar Sosialisasi Parenting di RA Al HidayahSiswa MAN 1 Tasikmalaya Sabet Juara 3 Vocal di Porseni Tingkat Jabar

“Nanti bantuan becak listrik ini disalurkan kepada penarik becak yang tadinya becak motor dan becak kayuh diganti menjadi becak listrik khususnya bagi pebecak diatas usia 53-55 keatas yang terdaftar di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” terang Asep.

Menurut dia, bantuan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pengemudi becak yang beroperasi di sekitar Alun-alun Singaparna, tetapi juga pebecak di wilayah Kabupaten Tasikmalaya lainnya.

“Untuk data penerima bantuan becak listrik ini tidak ditentukan oleh pemerintah daerah tapi oleh pihak pemberi. Pemkab Tasikmalaya hanya menyandingkan data yang ada di daerah,” paparnya.

Asep menambahkan, sebelum becak listrik disalurkan kepada penerima, akan ada pelatihan bagi pengemudi. Namun, waktu dan pihak yang akan memberikan pelatihan belum ditentukan.

Program tersebut bertujuan meringankan beban fisik pengemudi becak lansia sekaligus membantu mereka tetap menjalankan mata pencaharian. Selain itu, penggunaan becak listrik diharapkan dapat menghemat biaya operasional dan mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Salah seorang pebecak motor asal Desa Sukamanah, Kecamatan Cigalontang, Faqih (67), yang biasa beroperasi di Kecamatan Singaparna, mengatakan bantuan becak listrik akan membantu mengurangi beban tenaga dan biaya bahan bakar.

Faqih mengaku telah hampir 20 tahun menjadi pengemudi becak motor. Selama itu, dia beroperasi di wilayah Kecamatan Singaparna untuk mencari nafkah.

Baca Juga:Muktamar NU Ke-35: Kembali ke Pesantren, Menjaga Marwah, Memperluas KhidmahPrabowo, KDM (part 10): Ketika Kader Mulai Memiliki Gravitasi Politik Sendiri

“Sudah lama pak, kalau narik penumpang paling jauh sampai ke Kota Tasikmalaya. Sangat membantu lah, kalau ada bantuan becak listrik dari pemerintah,” tuturnya.

Pebecak motor lainnya asal Kecamatan Singaparna, Sarip (60), juga berharap mendapat bantuan tersebut. Menurutnya, becak listrik dapat mengurangi biaya operasional karena tidak membutuhkan bensin.

0 Komentar