TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cioray di Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (26/8/2026). Hingga Kamis (27/8/2026), kepulan asap masih terlihat dari tumpukan sampah meski api di permukaan sudah mulai padam.
Sebanyak 50 personel gabungan dari Damkar, Tagana, BPBD, Batalyon 93 TP, dan Kodim dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Damkar menerjunkan tiga unit armada pemadam, Tagana satu unit armada pompa air, serta BPBD tiga unit truk air. Proses pemadaman terkendala titik api yang berada di bagian bawah tumpukan sampah serta jauhnya sumber air dari lokasi TPA.
Baca Juga:KKN Muhammadiyah Aisyiyah Kelompok 83 Gelar Sosialisasi Parenting di RA Al HidayahSiswa MAN 1 Tasikmalaya Sabet Juara 3 Vocal di Porseni Tingkat Jabar
Petugas harus mengambil air dari saluran Cikunten 2 sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama. Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengatakan, hingga Kamis siang tidak terlihat lagi api di permukaan tumpukan sampah.
“Namun asap masih cukup tebal, karena disinyalir api masih ada didalam tumpukan sampah paling bawah,” terang Jembar.
Dia berharap tidak ada lagi titik api baru sehingga kondisi tetap kondusif dan petugas gabungan dapat melanjutkan pemadaman serta pendinginan. Jembar menyebutkan, luas keseluruhan TPA Cioray mencapai 10 hektare, sedangkan area yang terbakar diperkirakan sekitar 5 hektare.
Menurutnya, kondisi udara di sekitar TPA Cioray hingga Kamis siang juga mulai normal seiring berkurangnya kepulan asap.
“Untuk titik api awal sudah mulai padam, namun disinyalir masih ada api dibawah tumpukan sampah yang tebal sehingga masih memicu kepulan asap,” jelas dia.
Terkait dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat, Jembar mengatakan hingga saat ini belum ada laporan warga yang terdampak. Berkurangnya kepulan asap membuat aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tidak terlalu terganggu.
“Kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat di sekitar TPA Cioray. Sampai saat ini belum ada laporan masyarakat yang terdampak kesehatannya,” paparnya.
Baca Juga:Muktamar NU Ke-35: Kembali ke Pesantren, Menjaga Marwah, Memperluas KhidmahPrabowo, KDM (part 10): Ketika Kader Mulai Memiliki Gravitasi Politik Sendiri
Meski demikian, Jembar mengingatkan masyarakat tetap perlu mewaspadai dampak kesehatan apabila kebakaran dan kepulan asap berlangsung dalam waktu lama. Dari sekitar 5 hektare area yang terbakar, tidak seluruh sampah ikut terbakar. Api terutama mengenai tumpukan sampah di bagian permukaan, sementara bagian bawah tumpukan masih menyimpan titik api.
