Guendouzi Picu Keributan Duel Lyon vs Fenerbahce: 20 Pemain dan Staf Saling Pukul di di Lorong Stadion 

Matteo Guendouzi
Matteo Guendouzi  Foto: Tangkapan layar X 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Drama panas terjadi pada akhir pertandingan Lyon vs Fenerbahce dalam leg kedua play-off Liga Champions 2026/2027.

Pertandingan di Groupama Stadium tersebut tidak hanya diwarnai ketegangan di atas lapangan, tetapi juga keributan yang melibatkan pemain kedua tim hingga staf di lorong stadion.

Fenerbahce keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Hasil tersebut membuat klub Turki itu memastikan tiket ke fase liga Liga Champions dengan keunggulan agregat 3-2.

Baca Juga:Daftar Pemain Incaran AC Milan untuk Gantikan Leao: Dari Alvyn Sanches hingga Ethan NwaneriRafael Leao Selangkah Lagi Gabung Galatasaray: Ditawari Paket Gaji Hingga Rp240 Miliar

Kemenangan Fenerbahce disambut sukacita para pemain dan pendukung mereka. Sebaliknya, Lyon harus menerima kenyataan pahit setelah gagal melanjutkan perjuangan di kompetisi elite Eropa.

Situasi semakin panas karena tingkah Matteo Guendouzi. Mantan gelandang Lazio tersebut menjadi salah satu pemain yang paling disorot setelah dianggap memprovokasi pemain dan suporter Lyon.

Guendouzi memang memiliki hubungan emosional dengan rival Lyon, Olympique Marseille. Ia pernah bermain untuk Marseille dan menjadi salah satu pemain yang cukup dicintai pendukung klub tersebut.

Usai pertandingan, Guendouzi memanfaatkan momen kemenangan Fenerbahce untuk meledek kubu Lyon.

Salah satu gesturnya adalah membuat tanda khas Jul, rapper asal Marseille yang sangat populer di kalangan pendukung OM.

Aksi tersebut langsung memancing reaksi dari pemain dan suporter Lyon.

Beberapa pemain OL terlihat mendatangi Guendouzi dan situasi kemudian berubah menjadi keributan.

Staf kedua tim berusaha memisahkan para pemain agar bentrokan tidak semakin meluas.

Baca Juga:Como Tawar Moise Kean Rp800 Miliar, Paratici: Fiorentina Tak Perlu Jual PemainJurnalis Italia: Gasperini dan Sarri Terlahir Kembali Bersama AS Roma dan Atalanta

Ketika kamera menyorotnya, Guendouzi bahkan terdengar meneriakkan, “Allez l’OM”, yang berarti “Ayo Marseille”.

Teriakan tersebut tentu semakin menyulut emosi karena perseteruan antara Lyon dan Marseille merupakan salah satu rivalitas terbesar dalam sepak bola Prancis.

Keributan sebenarnya tidak muncul begitu saja pada akhir pertandingan. Ketegangan antara Guendouzi dan pendukung Lyon sudah terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai.

Mantan pemain Lazio tersebut mendapat siulan dari suporter Lyon sejak sesi pemanasan. Sepanjang pertandingan, sorakan negatif juga terus diarahkan kepadanya.

Guendouzi kemudian membalas dengan gestur yang lebih provokatif. Ia beberapa kali menunjukkan jari tengah ke arah sektor pendukung Lyon.

Aksi tersebut berpotensi membuat Guendouzi mendapatkan sanksi disipliner. UEFA dapat menjadikan gestur tersebut sebagai bagian dari pemeriksaan setelah pertandingan, terlebih keributan kembali terjadi setelah peluit panjang.

0 Komentar