Karena itu, Aang menyarankan agar Pilkades serentak yang akan datang tetap dilaksanakan secara manual. Menurutnya, sistem tersebut dinilai lebih sederhana dan tidak membutuhkan investasi perangkat digital dalam jumlah besar.
“Komisi IV sudah membahas itu. Hanya saja, dari segi biaya dan kerawanan masih tinggi. Saya sarankan Pilkades serentak nanti tetap manual,” pungkasnya. (ujg)
