Langganan Bau Busuk, Sampah Kembali Menumpuk di Jalan Lukmanul Hakim Kota Tasikmalaya

Tumpukan sampah Jalan Nagarawangi Kota Tasikmalaya
Sampah menumpuk di seberang Kompleks SDN Nagarawangi, Jalan KH Lukmanul Hakim, Kecamatan Cihideung, Rabu (26/8/2026). (Foto: Firgiawan/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID–Beberapa titik kerap menjadi lokasi langganan TPS liar yang menimbulkan bau busuk. Salah satunya Jalan Lukmanul Hakim Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, tepatnya seberang Kompleks SDN Nagarawangi, Kecamatan Cihideung yang kembali menjadi titik gundukan sampah, Rabu (26/8/2026).

‎‎Sampah rumah tangga tampak berserakan di sepanjang sisi jalan yang berbatasan dengan tembok. Plastik, kardus, sisa makanan hingga sampah lainnya menumpuk dan tercecer hingga mendekati badan jalan. Kondisi tersebut cukup mengganggu lingkungan sekitar. Terlebih, lokasi penumpukan berada tepat di seberang kompleks sekolah yang setiap hari menjadi tempat aktivitas para siswa.

‎Salah seorang orang tua siswa mengaku khawatir tumpukan sampah tersebut menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Apalagi, sebagian sampah terlihat terbuka dan bercampur dengan material yang diduga mudah membusuk.

Baca Juga:Kondusivitas Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Kadin Kota Tasikmalaya Minta Masyarakat Bijak Menyikapi InformasiJenggot Putih Yanto Oce!

“Yang dikhawatirkan nyamuknya. Sampahnya banyak dan terbuka. Anak-anak sekolah setiap hari ada di sini, jadi kami khawatir terhadap kesehatan mereka,” ujar Ai Nina (37) kepada Radar.

‎Ia berharap persoalan tersebut segera ditangani. Menurutnya, pembersihan perlu dilakukan secara rutin sekaligus disertai pengawasan agar lokasi tidak kembali dijadikan tempat membuang sampah.

‎‎Kekhawatiran orangtua juga berkaitan dengan jarak tumpukan sampah yang sangat dekat dengan lingkungan sekolah. Selain berpotensi menimbulkan bau, kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan siswa dan warga yang melintas.

“Masih mending saat kemarau seperti sekarang. Pas saat hujan kadang air tumpah ke badan jalan, kadang buat pengendara motor licin juga saat tumpukan sampah terlalu banyak,” ungkap Adang (46) pengguna jalan dari Paseh Kecamatan Cihideung.

‎‎Pantauan di lokasi, aktivitas lalu lintas di Jalan KH Lukmanul Hakim tetap berjalan normal. Sejumlah sepeda motor dan kendaraan lainnya melintas di depan hamparan sampah. Kontras terlihat antara badan jalan yang relatif bersih dengan sisi jalan yang dipenuhi berbagai jenis sampah.

‎‎Keberadaan tumpukan sampah di titik tersebut kembali menunjukkan perlunya penanganan yang tidak hanya bersifat pembersihan, tetapi juga mencegah lokasi menjadi tempat pembuangan sampah berulang.(Firgiawan)

0 Komentar