Jurnalis Italia: Gasperini dan Sarri Terlahir Kembali Bersama AS Roma dan Atalanta

Gian Piero Gasperini
Gian Piero Gasperini Foto: Tangkapan layar Instagram@officialasroma
0 Komentar

Kedatangan Fofana dinilai bisa menjadi tambahan penting yang membuat kualitas skuad Roma semakin lengkap.

Bukan hanya Gasperini yang disebut “terlahir kembali”. Conterio juga melihat perubahan serupa pada Maurizio Sarri.

Sarri memulai petualangan barunya bersama Atalanta dengan kemenangan 2-1 atas Sassuolo di Stadion Gewiss.

Baca Juga:Ayah Tijjani Reijnders Ungkap Penyebab Anaknya Gagal Gabung JuventusHajar Klub Israel 5-2, Sabah FK Catat Sejarah Lolos ke Liga Champions

Atalanta membuka skor ketika pertandingan baru berjalan enam menit melalui Giacomo Raspadori.

Penyerang tersebut melepaskan tembakan kaki kiri yang membawa La Dea unggul cepat.

Sassuolo tidak menyerah dan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Cas Odenthal mencetak gol melalui sundulan yang membuat skor berubah menjadi 1-1.

Atalanta kemudian kembali mengambil kendali permainan. Nikola Krstović yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pahlawan setelah mencetak gol kemenangan pada menit ke-65.

Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Bagi Sarri, kemenangan tersebut menjadi awal positif dalam proyek yang sangat berbeda dari perjalanan kariernya sebelumnya.

Conterio bahkan menyebut sudah lama tidak melihat Sarri tersenyum dengan begitu lepas dan tenang.

Menurut Conterio, Sarri menemukan keselarasan visi dan proyek yang selama ini dirindukannya di Atalanta.

Baca Juga:AC Milan Utus Jorge Mendes Jual Rafael Leao, Galatasaray Siapkan Dana Transfer Rp1 Triliun AS Roma Coba Curi Kessie dari Genggaman Juventus: Lakukan Serangan Kilat di Malam Hari

Di bawah kepemilikan keluarga Percassi, sang pelatih disebut mendapatkan lingkungan yang sesuai dengan cara pandangnya dalam membangun sebuah tim.

“Sarri sudah lama tidak terlihat tersenyum seperti itu, begitu santai dan tenang,” tulis Conterio.

Sang jurnalis melihat Sarri seperti kembali ke masa ketika dirinya menangani Napoli. Ada ketenangan dalam gestur sang pelatih, sekaligus keyakinan terhadap proyek yang sedang dibangun.

Bursa transfer Atalanta juga dianggap mencerminkan filosofi Sarri.

Tidak ada tuntutan untuk membangun tim dalam satu malam. Semuanya membutuhkan kesabaran, perencanaan dan waktu.

Kesabaran, proyek dan waktu menjadi tiga kata kunci yang menggambarkan pendekatan Atalanta pada musim revolusi bersama Sarri.

Respons suporter juga menjadi tanda positif. Para pendukung La Dea memberikan sambutan meriah kepada Sarri setelah kemenangan atas Sassuolo.

Menurut Conterio, publik Bergamo tampaknya sudah memahami sekaligus menerima arah baru klub.

Conterio juga melihat situasi Serie A musim ini semakin menarik karena sebagian besar klub masih berada dalam proses pembangunan.

0 Komentar