TASIKMALAYA, RADARTASIK.IS – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cioray di Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, kembali terbakar, Rabu (26/8/2026). Kebakaran yang terjadi sejak pukul 02.30 WIB itu menghanguskan lahan sekitar lima hektare.
Kebakaran diduga dipicu munculnya gas metana di sekitar area TPA. Kobaran api cukup luas hingga menimbulkan kepulan asap yang membumbung tinggi.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengatakan, kebakaran di TPA Cioray berdampak cukup luas. Petugas gabungan pun langsung melakukan penanganan untuk mencegah api meluas.
Baca Juga:Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan KemerdekaanSembilan Atlet Pasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Bawa Pulang 9 Medali dari Kejurnas di Kota Bekasi
“Untuk tanggap darurat kami melakukan upaya koordinasi dengan instansi terkait Damkar, BPBD, unsur desa, Polsek Singaparna, TNI, Polres Tasikmalaya. Kami melakukan pemadaman dan suplai air menggunakan mobil tangki, dari Damkar dan Tagana,” jelas dia.
Menurut Jembar, proses pemadaman tidak hanya dilakukan terhadap kobaran api, tetapi juga pendinginan tanah di area yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk menghambat munculnya kembali api dan mencegah penyebaran kebakaran.
“Sampai saat ini pemadaman api dan pendinginan tanah yang terdampak kebakaran masih terus dilakukan guna menghambat penyebaran api,” paparnya.
Jembar menyebutkan, sekitar lima hektare lahan TPA terdampak kebakaran. Meski demikian, api tidak sampai merambat ke permukiman warga karena penanganan dilakukan dengan cepat oleh petugas gabungan.
Di sisi lain, kepulan asap dari kebakaran berpotensi mengganggu masyarakat di sekitar TPA. Karena itu, warga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk mengurangi dampak paparan asap.
“Kami menghimbau kepada masyarakat disekitar TPA Cioray untuk menggunakan masker untuk sementara waktu. Dan tidak beraktivitas di luar rumah, untuk menghindari dampak asap kebakaran tersebut,” imbau Jembar. (dik)
