Tidak Aman! Gazebo Jalan Pamugaran Pangandaran Dipasang Garis Polisi

Gazebo pantai pangandaran, garis polisi
Salah satu gazebo di Jalan Pamugaran yang merupakan bagian area pesisir Pantai Pangandaran dipasangi garis polisi, Selasa (25/8/2026). (Foto: Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Beberapa Gazebo di Jalan Pamugaran yang merupakan bagian dari pesisir Pantai Pangandaran dipasangi garis polisi. Hal ini berkaitan dengan konstruksi fasilitas umum tersebut yang sudah tidak aman.

Pantauan Radar, sesuatu yang tidak boasa tampak pada bangunan yang memiliki desain berbentuk segitiga itu. Di mana fasilitas bagi wisatawan yang mau berteduh tersebut dipasangi garis polisi layaknya Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa pidana.

Kendati demikian, Kepala Bidang Tata Kelola Destinasi dan Infrastruktur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Irna Kusmayanti menerangkan bahwa pemasangan garis polisi tersebut tidak terkait peristiwa kejahatan. Hal itu dilakukan atas dasar keselamatan karena konstruksi gazebo yang rawan ambruk.

Baca Juga:Kuatkan UMKM Rajapolah Tasikmalaya, Dorong Produk Lokal Naik Kelas Kuasai Pasar DigitalPendapatan Daerah Menyempit, TPP Kota Tasik Melompat!

“Bukan apa-apa, hanya memperingatkan jika bangunan itu sudah lapuk kena korosi,” ungkapnya belum lama ini.

Irna menjelaskan bahwa bangunan tersebut merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sebuah bank daerah. Karena kondisinya yang sudah lapuk, area tersebut ditandai dengan garis polisi demi keamanan pengunjung. “Membahayakan, cuman sebetulnya itu aset DLHK,” ujarnya.

Irna menambahkan bahwa terdapat dua gazebo yang dipasang melalui program CSR bank daerah tersebut. “Namanya juga dikasih ya bagaimana pun kualitasnya ya kami terima,” tuturnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berada di dekat bangunan gazebo yang telah lapuk tersebut. Pihaknya akan segera membahas langkah selanjutnya, baik untuk perbaikan maupun pembongkaran aset tersebut.

Salah seorang warga Adi Warman mengatakan bahwa kualitas gazebo tersebut memang tidak baik dan mengkhawatirkan. “Yah takutnya roboh, saya juga gak berani berteduh disana,” ungkapnya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar