Gerakan Pramuka di Kota Tasikmalaya Didorong Jadi Motor Pembentukan Karakter Generasi Muda

Hari Pramuka ke-65
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan didampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf menghadiri Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Aula Bappelitbangda, Senin (24/8/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Gerakan Pramuka di Kota Tasikmalaya menegaskan perannya tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial maupun sekadar atribut seragam.

Di usia ke-65, Pramuka didorong semakin adaptif menghadapi tantangan zaman sekaligus ikut memberi kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf dalam Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Senin (24/8/2026).

Baca Juga:Maulid Nabi di SMKN 2 Tasikmalaya, Siswa Diajak Kembali Menjadikan Rasulullah sebagai IdolaWalk in Ginding Merdeka Vibes di Kota Tasikmalaya! Jalan Santai Masuk Gang, Sambil Berbagi Sembako

Muhammad Yusuf mengatakan, peringatan Hari Pramuka harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, mandiri, disiplin, tangguh, peduli, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Peringatan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Peringatan ini merupakan momentum untuk mengenang perjalanan panjang Gerakan Pramuka sekaligus memperkuat komitmen kita dalam membentuk generasi muda,” kata Yusuf.

Selama 65 tahun, menurut dia, pendidikan kepramukaan telah menjadi bagian penting dalam pembangunan SDM Indonesia.

Pendidikan tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya, lanjut Yusuf, juga mencatat sejumlah capaian.

Salah satunya meraih predikat Kwarcab Tergiat. Selain itu, Pramuka Kota Tasikmalaya turut berpartisipasi dalam Jambore Nasional serta terus meningkatkan jumlah Pramuka Garuda.

“Semua capaian tersebut hendaknya tidak membuat kita cepat berpuas diri. Justru prestasi harus menjadi pemacu untuk bekerja lebih keras, membangun pembinaan yang lebih baik dan menghadirkan inovasi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:Patroli Malam Minggu di Kota Tasikmalaya Sita 12 Botol Miras, Polisi Terus Bidik Geng MotorSatgas MBG Kota Tasikmalaya Soroti Sertifikasi Dapur, Jangan Asal Klaim HACCP dan ISO

Menurut Yusuf, inovasi menjadi bagian penting dalam pengembangan Pramuka Kota Tasikmalaya. Salah satu yang terus dikembangkan yakni Kampung Pramuka.

Kampung Pramuka diharapkan bukan hanya menjadi tempat kegiatan kepramukaan.

Lebih dari itu, kawasan tersebut ditargetkan menjadi ruang untuk menumbuhkan gotong royong, kepedulian sosial, kemandirian, kreativitas hingga pemberdayaan masyarakat.

“Gerakan Pramuka tidak dapat berjalan sendiri,” katanya.

Karena itu, Kwarcab membangun kolaborasi dengan sejumlah pihak.

Di bidang pendidikan dan peningkatan kapasitas pembina, kerja sama dilakukan dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Siliwangi (Unsil), khususnya dalam pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD).

0 Komentar